Diperkirakan Hermansyah Tewas Sudah 3 Hari, Pemilik Kontrakan Temukan Jasad Dalam Posisi Terbaring Menyamping

oleh -

Kampar, Berseripos.com – Seorang Pria ditemukan tewas didalam rumahnya, Jumat pagi (19/4/2019. Dari identitas jenazah diketahui adalah Hermansyah alias Ajo (Lk 45) yang berprofesi sebagai Pedagang, yang beralamat di RT 04 RW 2 Dusun I Keramat Sakti Desa Kubang Jaya Kec. Siak Hulu Kab. Kampar.

Peristiwa itu sempat membuat heboh warga sekitar, Sehingga warga berbondong-bondong untuk menyaksikan langsung penemuan jenazah tersebut.

Diperkirakan jenazah sudah meninggal beberapa hari yang lalu

Jenazah ditemukan oleh sipemilik kontrakan yang ditempati almarhum, Yanto.

Ketika itu pada pagi hari sekitar pukul 07.40 Yanto mencium aroma yang tidak sedap di area rumah yang dikontak oleh almarhum Hermasyah. Bau busuk yang menyengat mengundang rasa penasaran Yanto untuk mencari tau persis apa dan dimana sumbernya.

Yanto kemudian memanggil warga sekitar untuk membantunya mencari sumber bau tersebut, saat dirinya mendekati jendela kamar rumah almarhum ini tercium bau yang sangat kuat, setelah diintip dari jendela kaca kamar itu terlihat jasad almarhum dalam posisi terbaring menyamping.

Selanjutnya saksi menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Kubang Jaya Brigadir Efrianto dan memberitahukan kejadian tersebut.

Sekira pukul 08.15 Wib, anggota Bhabinkamtibmas Brigadir Efrianto bersama Panit Reskrim Polsek Siak Hulu Iptu Marupa Sibarani dan beberapa anggota Polsek mendatangi lokasi penemuan mayat ini.

Pada saat pengecekan oleh petugas ditemukan jasad Hermansyah ini dalam posisi terbaring menyamping di dalam kamar rumahnya, dengan mengenakan sarung warna kuning dan celana pendek warna hitam.

Untuk diketahui, Almarhum Hermansyah tinggal dirumah kontrakan ini sendirian sedangkan Istrinya tinggal di daerah Cipta Karya Panam, dari hasil penyelidikan diperkirakan almarhum telah meninggal dunia sejak tiga hari yang lalu.

Jenazah ini kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau menggunakan Ambulan Desa Kubang Jaya untuk di Visum, dari hasil pemeriksaan petugas medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuhnya.

Pada pukul 13.00 Wib, Istri dari almarhum tiba di RS Bhayangkara, didapat keterangan dari Istrinya Sdri. Eli bahwa almarhum terakhir berkomunikasi dengannya pada Selasa Malam (16/4), almarhum juga sempat mengeluh tentang sakit pada perutnya.

Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi karena meyakini kematian almarhum ini memang karena sakit, selanjutnya jenazah almarhum dibawa ke rumah duka di jalan Garuda Sakti Kec. Tampan untuk proses penguburannya.

Kapolsek Siak Hulu Kompol Arvin Hariyadi SIK saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, Ia menjelaskan bahwa jenazah almarhum telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.

“Pihak keluarga juga telah menandatangani surat penolakan otopsi dan akan segera menyelenggarakan proses penguburannya.”Terang Arvin

Penerbit: Yudha

Comment