Polisi Tangkap Terduga Pengedar Narkoba, Beberapa Paket ditemukan

oleh -

Kampar, Berseripos.com – Nampaknya keseriusan pihak kepolisian untuk memberantas narkoba semakin hari semakin gencar dilakukan. Hal itu disebabkan karena masih tingginya jumlah pengguna maupun pemakai sampai saat ini di Kampar

Seperti halnya yang terjadi diwilayah Desa Indrapuri, Kecamatan Tapung. Pada senin (22/4/2019), sedikitnya Dua Pria telah diringkus polisi karena diduga merupakan pengedar narkotika jenis shabu di wilayah Tapung.



Tersangka adalah HE alias GO (34) dan AH alias AR (39). Ia diberhasil diciduk Tim Opsnal Polsek Tapung, didalam rumah yang berlokasi di Jalur 1B Desa Indrapuri Kec.

Diketahui mereka berdua merupakan warga Desa Tanjung Sawit Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar.

Dari kedua tersangka ini didapati barang bukti 1 paket besar, 3 paket sedang dan 3 paket kecil narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening, 2 unit Hp dan sebuah kotak rokok tempat menyembunyikan shabu tersebut.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Senin (22/4) sekira pukul 01.00 wib, saat itu tim opsnal Polsek Tapung mendapat informasi dari masyarakat bahwa disebuah rumah yang berlokasi di Jalur 1B Desa Indrapuri sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Tapung AKP Sanny Handityo SH SIK perintahkan Panit Reskrim Ipda Aulia Rahman beserta Tim Opsnal Polsek untuk melakukan penyelidikan.

Sekira pukul 01.30 Wib, Tim melakukan penangkapan terhadap HE alias GO dan didapati barang bukti 2 paket sedang dan 2 paket kecil narkotika jenis shabu. Kemudian pada waktu bersamaan juga ditangkap seorang tersangka lainnya yaitu AH alias AR dengan barang bukti 1 paket besar, 1 paket sedang dan 1 paket kecil narkotika jenis shabu.

Kedua tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Tapung AKP Sanny Handityo SH, SIK saat dikonfirmasi membenarkan penagkapan tersebut, Ia menyampaikan bahwa kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,

“Para pelaku akan dijerat dengan pasal 114 junto pasal 112 Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun.”Tegasnya

Penerbit: Yudha



Comment