Aksi Curanmor Berhasil digagalkan Oleh Warga, Begini Ceritanya

oleh -

Kampar, Berseripos.com – Seorang pria warga Sidomulyo Barat Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru terpaksa berurusan dengan pihak Kepolisian, karena diduga telah melakukan percobaan pencurian sepeda motor (Curanmor) diwilayah Desa Mayang Pongkai Kec. Kampar Kiri Tengah pada Rabu malam (24/4).

Pria tersebut diketahui bernama WS alias WW (32). Warga Sidomulyo Barat Kecamatan Tampan, Pekanbaru

WS tertangkap tangan oleh warga saat hendak melancarkan aksinya. Ia Sempat jadi bulan-bulannan warga sekitar yang sempat geram terhadap tindakan yang Ia lakukan.

Saat ini WS telah diamakan oleh pihak Polsek Kampar Kiri Hilir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Handono Sujaryanto S.Sos saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia juga menjelasan kronologis kejadian di Desa Mayang Pongkai hingga sampai WS tertangkap oleh warga,

“Peristiwa ini bermula pada Rabu malam (24/4) sekira pukul 18.30 wib, saat itu (pelapor) sdr. Ahmad Sobari warga Desa Mayang Pongkai Kec. Kampar Kiri Tengah, hendak mandi dan tiba-tiba ia mendengar suara mesin motornya distarter seseorang. lantas Karena curiga lalu pelapor keluar untuk mengecek sepeda motor Honda Scoopy miliknya yang terparkir diteras rumahnya, dan korban melihat seseorang berada dekat motornya,”ucap Kapolsek menceritakan kepada wartawan

Melihat kedatangan sipemilik motor ini, lanjut Handono, pelakupun kaget dan langsung berlari sambil berkata “Mati Aku”, Pelapor kemudian berteriak “Maling” dan salahsatu tetangganya Sdr. Sumardi langsung mengejar pelaku dan berhasil mengamankannya.”Jelasnya

Handono juga menambahkan, Saat akan ditangkap pelaku hendak naik (membonceng) pada sepeda motor seseorang yang memakai jaket Go-Jek, namun sewaktu akan diamankan pengendara sepeda motor yang memakai jaket Go-Jek tersebut berhasil kabur, Namun na’as WS tertangkap,

“WS sempat dihakimi warga lalu diserahkan ke Polsek Kampar Kiri Hilir, Saat ini WS diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.”Pungkas Handono

Penerbit: Yudha

Comment