Wujudkan Pemerintahan yang Religius, Pemkab Rohil Terus Lakukan Kegiatan Keagamaan

oleh -

Rokan Hilir, Berseripos.com – Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir H.Suyatno, A.Mp, H.Drs Jamiluddin terus berupaya menjadikan Masyarakat Rokan Hilir menjadi Masyarakat Madani, Hal tersebut merupakan sebagai bentuk pencapaian Visi-Misinya selaku Bupati dan Wakil Bupati Rohil Periode 2016-2021.

Selain mewujudkan program infrastruktur, Pemerintah juga terus melakukan kegiatan keagamaan.

Menurut Suyatno, kegiatan keagamaan salahsatu wujud untuk mendorong Pembangunan Daerah khususnya wilayah Kabupaten Rokan Hilir.

Ditahun 2016 sebelumnya, kegiatan keagamaan juga sempat dilakukan oleh Pemkab Rohil, seperti kegiatan pertemuan yang dihadiri semua tokoh agama secara berkala di Kab.Rohil. Hal itu bertujuan untuk menjaga situasi agar tetap kondusif dari isu-isu kericuhan akan SARA yang datang kepada masyarakat.

Dalam kegiatan berkala tersebut pula, di hasilkan kesepakatan, yang ditanda tangani seluruh Tokoh-tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat untuk dapat menahan diri agar tidak terprovokasi oleh hal-hal yang berbau SARA dan kesukuan yang dapat memicu ketegangan dan kerusuhan sekecil apapun sehingga dapat menghambat pembangunan Daerah di Kabupaten Rokan Hilir

Salahsatu kegiatan keagamaan itu ialah, Ritual Bakar Tongkang atau yang dikenal sebagai Upacara Bakar Tongkang (Hanzi Sederhana : 仪式燃料的驳船 ; Hanyu Pinyin : Yíshì ránliào de bóchuán) atau singkatnya dalam Bahasa Hokkien dikenal sebagai Go Gek Cap Lak (Hanzi Sederhana :五月十六日)

Ritual-ritual tersebut adalah sebuah ritual keagamaan tahunan bagi masyarakat Tiong Hua di Bagansiapiapi yang telah terkenal di mancanegara dan masuk dalam kalender visit Indonesia.

Dimasa kepimpinan Bupati H.Suyatno bersama Wakil Bupati H Drs. Jamiiluddin, kegiatan ritual terus dilakukan sejak tahun 2000 hingga sampai sekarang.

Kegiatan keagamaan juga yang mampu menyedot Wisatawan dari negara Malaysia, Singapura, Thailand, Taiwan hingga Tiongkok Daratan masih tetap di Promosikan dan dilaksanakan oleh pemerintah dikarenakan dapat memberikan kontribusi untuk pembangunan daerah di Kab.Rohil sebagai sumber Pariwisata.

Selain itu, kegiatan Perlombaan DAI di Kota Bagansiapiapi juga terus dilaksanakan. salah satu yang menggelar ialah H.Rusli Efendi Pendiri Yayasan AR- Ridha yang dilaksanakan pada hari Rabu(13/2/2019) lalu.

Kegiatan lomba DAI juga merupakan kegiatan keagamaan dapat mendorong pembangunan daerah di Kab.Rokan Hilir

Demikianlah yang disampaikan H.Suyatno,A.Mp saat hadir dan menyampaikan pidatonya pada pembukaan perlombaan DAI yang dilaksanakan oleh Yayasan AR-Ridha di Bagansiapiapi, Rabu (13/02/2019) lalu

“Pelaksanaan perlombaan DAI dapat dijadikan suatu iven keagamaan yang penting, dimana perlombaan DAI yang terlaksana di setiap tahunnya nanti menjadi sebuah Motivasi untuk selalu menyiarkan Agama Islam, dan selain itu dapat melahirkan dai-dai yang berkualitas dan berilmu, serta dai yang bisa menyampaikan pesan, tentu pesannya bukan hanya pesan Agama, tapi juga pesan-pesan pembangunan.”kata Suyatno Menjelaskan

Advetorial/Humas





Comment