Dugaan Penyimpangan Pembangunan Gedung Pramuka, Kejari Kampar: Perkara Tidak Akan ditutup

oleh -

Foto: Kepala Seksi Pidana Khusus, Amri Ramanto, SH. MH

Kampar, Berseripos.com – Terkait dengan Dugaan penyimpangan pembangunan Gedung Pramuka yang menelan anggaran APBD Kampar 2017 sebesar Rp 1.217.910.000 yang masih tangani oleh pihak Kejaksaan Negeri Kampar masih belum selesai.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kampar, Amri Ramanto, SH. MH mengungkapkan persoalan tersebut dikarenakan ada kendala yang sampai saat ini belum selesai, hal itu disebabkan kerena Tim ahli tersebut diduga terlibat dalam masalah di wilayah Jambi,

“Kami mendapat informasi dari Rektor, Bahwa tim ahli terlibat masalah di jambi, itu lah yang menjadi hambatan kami sampai saat ini,”ujarnya kepada Berseripos.com di ruangan kerjanya, Selasa (2/7/2019)

Untuk diketahui, pemeriksaan perkara dugaan penyimpangan Gedung Pramuka, Kejari Kampar turut melibatkan salahsatu Tim Ahli dari Universitas yang ada di wilayah Jambi.

Dilanjutkan Amri, menggantungnya persoalan tersebut bukan hanya terjadi diwilayah Kampar saja, melainkan di wilayah Inhu,

“Kita sempat kekurangan dana untuk mencari Tim Ahli, oleh sebab itu kita bergabung bersama Tim Ahli Indragiri Hulu, Kebetulan sama, jadi kasus yang berada di Inhu juga menggantung,”terangnya

Amri juga tak menampik bahwa untuk mencari Tim Ahli yang baru pihaknya masih terbentur dengan persoalan anggaran, sebab dalam menelaah perkara dugaan penyimpangan fisik dibutuhkan Tim Ahli kontruksi,

“Kalau mau dilanjutkan kasus ini, kami harus mencari Tim Ahli yang baru lagi, dan anggaran kami belum mencukupi,”sebutnya

Namun dirinya mengungkapkan perkara tersebut tidak akan ditutup ataupun hentikan, akan tetapi masih dipending,

“Perkara masih tetap berjalan, kalau untuk laporan ke Kejati pun juga masih tetap berjalan. Saat ini masih tahap penyelidikan (Lid),”sambung Amri

Amri juga menegaskan, perkara ini akan diupayakan selesai pada tahun ini, sebab ini menyangkut pada kredibilitas jataban yang diamahkan kepadanya,

“Saya maunya tahun ini sudah rampung, kalau sudah memasuki 2 tahun saya yang akan diperiksa Kejati, sebab perkara ini masih berjalan,

“Laporan masih terus berjalan, itu tunggakan saya, gimana caranya perkara ini harus saya selesaikan.”Pungkasnya.

Penulis: Yudha





Comment