Tercatat Ada 1.670 Kasus Ispa di Kampar, Seluruh Puskesmas Siapkan Ruangan Untuk Evakuasi

oleh -

Foto: Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Kampar, Dedy Sambudy

KAMPAR, Berseripos.com – Nampaknya kondisi cuaca akibat kabut asap yang menyelimuti Provinsi Riau semakin hari kian pekat. Hal itu dikhawatirkan dapat berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat pada umumnya.Termasuk di wilayah Kabupaten Kampar



Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Dedy Sambudy mengatakan bahwa kondisi kabut asap memang sangat memprihatinkan. Tercatat sampai saat ini ada 1.670 kasus kejadian (ISPA) infeksi saluran pernapasan akut mulai dari tanggal 1 sampai tanggal 10 September ini akibat kabut asap.

“Untuk mengantisipasi dampak yang lebih buruk bagi masyarakat kita sudah mengintruksikan kepada seluruh Kepala puskesmas untuk mengambil langkah-langkah pencegahan dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat dengan cara memberikan masker dan menyarankan kepada masyarakat agar mengurangi aktifitas diluar rumah.”ujarnya saat dikonfirmasi Berseripos.com. Selasa (10/9/2019).

Dedy juga menyebutkan bahwa apabila ada masyarakat memerlukan aktifitas diluar rumah agar tetap mengutamakan kesehatan tubuh, sehinga dapat membatasi kegiatan diluar rumah.

“Gunakanlah masker apabila ada pekerjaan diluar rumah yang tidak bisa ditunda.”jelasnya

Dari data ISPA yang diperoleh sampai saat ini, sebut Dedy Sambudy. tidak ada korban jiwa yang sampai meninggal.

“Insyaallah sampai hari ini saya belum menemukan kasus meninggal dunia.”terangnya

Lebihlanjut, Dedy juga menyebutkan saat ini kami dari Dinas kesehatan telah mengintruksikan kepada seluruh kepala puskesmas agar menyiapkan satu ruangan untuk evakuasi bagi anak-anak jika terjadi kondisi buruk akibat kabut asap.

“Sudah kita intruksikan kesemua kepala puskesmas agar menyiapkan ruangan untuk evakuasi.”Pungkasnya.*

(Yd)



Comment