Selain Masjid Jami’, di Desa Pulau Terap Kampar Riau Juga Ada Masjid Tertua

oleh -
Foto: Masjid Al-Ihsan

KAMPAR, Berseripos.com – Kabupaten Kampar Provinsi Riau memliki banyak bangunan masjid yang menarik dipelajari baik dari sisi arsitektur maupun historisnya. Kali ini, berseripos.com sedikit mengulas salah satu bangunan masjid tertua yang ada kabupaten Kampar tepatnya Desa Pulau Terap Kecamatan Kuok

Terletak persis disamping Kantor Desa Pulau terap, masjid yang menjadi sejarah bagi masyakakat sekitar masih tampak kokoh berdiri Hingga sekarang.



Konon kabarnya, masjid tersebut sudah berusia lebih dari seratus tahun. Nama mesjid itu adalah Al-Ihsan.

Kondisi sekarang didalam Masjid AlIhsan

Masjid Al-Ihsan merupakan mesjid yang menjadi sejarah bagi masyarakat Desa Pulau Terap, sebab masjid ini dahulu satu-satunya masjid tempat masyarakat Desa Pulau terap dan Desa Merangin melaksanakan shalat.

Kepala Desa Pulau Terap, Husni, saat diwawancarai oleh berseripos.com mengungkapkan, mesjid Al-ihsan sendiri direnovasi pada tahun 1940, dan diperkirakan usia mesjid ini sudah lebih dari seratus tahun.

“Dulu ayah saya dari kecil shalat disini, dan saya pun kecilnya shalat disini juga, mesjid Al-Ihsan memang berumur lebih dari seratus tahun,”ujarnya dengan yakin.Rabu (16/10/2019). Beberapa hari yang lalu.

Kepala Desa Pulau Terap,Husni, menunjukan Tahun Renovasi Masjid Al-Ihsan

Dijelaskan Husni, keberadaan Masjid al-Ihsan juga hampir sama dengan masjid Jami’ yang ada di Desa Tanjung Berulak, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, sebab berdirinya masjid Al-Ihsan ini tidak memakai paku, melainkan memakai pasak.

“Lebih kurang sama dengan masjid Jami’ berdirinya, tiang-tiangnya dahulunya memakai pasak saja dan didesain oleh orang cina,”sambung Husni

Ia juga menjelaskan, Masjid Al-Ihsan yang ada Desa Pulau terap ini didirikan oleh seorang datuk yang bernama Datuk Palo Bari.

Datuk Palo Bari tutup usia sekitar umur 70 tahun.

“Yang mendirikan Datuk Palo Bari, dan renovasinya dikerjakan sekitar pada tahun1940 dengan sedikit tambahan pada bagian belakang dan bagian atap pada tahun 90an,”beber Husni

Husni mengatakan dari sejak Berdirinya mesjid Al-Ihsan para jama’ah selalu mengadakan wirid sampai sekarang.

“Sampai saat ini masjid Al-Ihsan masih digunakan bagi masyarakat Desa sekitar, dan dulunya jama’ahnya juga banyak dari Desa merangin lama,”sebutnya

Akan tetapi, tambah Husni, masjid yang tertua di Kecamatan Kuok ada di Empat Balai, namun sudah diruntuhkan dan dibuat masjid yang baru.”Terangnya.

Selaras dengan apa yang disampaikan salahseorang warga Desa Pulau Terap, Datuk Lasim, Ia juga mengungkapkan bahwa masjid Al-ihsan sudah ada sebelum tahun 1940 dan kala itu dirinya sudah dibawa ke masjid oleh ayahnya.

“Seingat saya sebelum tahun 1940 masjid itu sudah berdiri dan saya sering dibawa oleh ayah saya shalat di situ.”Ujarnya saat berseripos.com menyambangi kediamannya.**(Advetorial)

(YD)



Comment