Diduga Pengelolaan DAK Dinas Pendidikan Beraroma KKN

oleh -

LAMPUNG UTARA, Berseripos.com – Aroma penyimpangan pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Lampung Utara kian santer. Terutama pada penentuan sekolah penerima DAK atau juga pada saat pengerjaan proyek fisik dan non fisik.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Lampung Utara, Toto Sumedi ketika dihubungi untuk dikonfirmai via telpon menyatakan mungkin Pak Suma baru sekali ini melaksanakan kegiatan seperti ini,


“Saya mengenalnya baru, dia (Suma) baru masuk sekitar bulan Januari sedangkan saya baru di Plt kan di bulan April, dan mungkin saja dia melaksanakan kegiatan semacam ini baru sekali ini, sehingga mungkin saja dia merasa kaget,” ujarnya.

Sementara itu, praktisi hukum PRADIN Korwil Lampung, Okto Novanta, SH, yang juga sebagai ketua Gerakan Supremasi Hukum Indonesia (GHESINDO), Provinsi Lampung, saat dikonfirmasi terkait pernyataan Plt. Kepala Dinas Pendidikan, mengatakan, Kalau bicara bahwa Suma orang baru dan tidak mengerti ya tidak bisa begitu, inikan kan bicara tentang lembaga kedinasan, jadi jangan bicara person walaupun dia orang baru akan tetapi dasar aturan ada, kan ada petunjuk pelaksanaan kedinasan itu sendiri, “katanya.

Menurut Okto, jika dilihat dari sudut pandang hukum jelas dan ada dalam aturan Permendikbud dan hal seperti itu diduga ada unsur KKN didalamnya,

“Kalau memang benar pekerjaan tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga, itu salah dan diduga ada unsur KKN-nya, karena yang namanya swakelola itu harus dikelola oleh pihak sekolah.”Jelasnya. (Tim)


Comment