“Mengarungi Samudera Qurani” Begitulah Nama Mobil Hias Kafilah Bengkalis

oleh -

KAMPAR, Berseripos.com – Sama halnya dengan Kabupaten/Kota lainnya. Kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini juga membawa mobil hias pada pawai ta’aruf MTQ ke- XXXVIII tingkat Provinsi Riau tahun 2019 di Kabupaten Kampar. Ahad, (24/11/2019)

“Mengarungi Samudera Qurani” Begitulah Nama Mobil Hias Kafilah Bengkalis pada pawai taaruf MTQ ke-38 Riau di Kabupaten Kampar tersebut.


Mobil hias tersebut merupakan perpaduan arsitektur islami dan seni ukir melayu. Badan perahu diilhami dari bentuk gambus adalah sebuah alat musik petik untuk mengiringi tarian dan nyanyian zapin sebagai salah satu seni tradisi yang menjadi ikon Kabupaten Bengkalis.

Diatas perahu gambus ada Alquran besar, miniatur bangunan masjid dan menaranya. miniatur rumah Melayu, gerbang kampung zapin serta pagar bermotif.

“Mengarungi Samudera Qurani” adalah sebuah makna tersirat dari satu tekad yang teguh untuk terus menerus mendalami dan mengamalkan isi kandungan Alquranul karim sebagai panduan kehidupan manusia di dunia dalam perjalanannya menuju ke akhirat.

Kafilah Negeri Junjungan yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) H Bustami HY yang juga penanggugjawab kafilah sedangkan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, H Heri Indra Putra sebagai ketua kafilah. 

Kabupaten Bengkalis pada pawai taaruf kali ini mengusung tema: “Dengan Musabaqah Tilawatil Quran, Kita Wujudkan Masyarakat Riau Yang Qura’ni”

Dibarisan pertama setelah pembawa papan nama kafilah Kabupaten Bengkalis ialah Marcing Band Andam Dewi Bengkalis, diikuti 3 dara pembawa tepak sirih, pembawa lambang daerah Kabupaten Bengkalis, dan pembawa bendera LPTQ Kabupaten Bengkalis dan bujang dara.

Barisan asmaul husna dibawakan oleh kepala Perangkat Daerah (PD) serta Camat se-Kabupaten Bengkalis, diikuti pula ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan yang mengenakan payung berwana hijau.

Kemudian rombongan pembawa nasi kunyit, pembawa 7 nama sahabat rasulullah penghafal alquran, penampilan zapin tradisi kampung Meskom, barisan pembawa bendera panji dan ditutup dengan pemain kompang.**

(Rian/KMF)


Comment