Agusman Bersama Lembaganya Merasa Kecewa Dengan Aparat Penegak Hukum

oleh -

LAMPUNG UTARA, Berseripos.com – Diduga program Dana Desa (DD) di Desa Karang Agung, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) yang telah menjadi trending topik di Lampura dan terkesan tidak tersentuh oleh hukum dengan adanya dugaan tindakan korupsi yang dilakukan oleh Oknum Desa yang tidak bertanggung jawab.

Agusman selaku kordinator Tim investigasi PKL dengan saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media yang tergabung dalam Organisasi IWO, mengatakan bahwa dia telah menyerahkan satu bundel berkas berisi bukti-bukti awal dugaan korupsi dalam pengelolaan DD Karang Agung pada pembuatan Talud Penahan Tanah (TPT). Untuk kesekian kalinya lembaga tersebut kembali melaporkan adanya dugaan penyimpangan dengan modus Mark up dalam pembuatan Talud Penahan Tanah (TPT) di Desa Karang Agung. kepada Kejaksaan Negeri Kotabumi beberapa waktu lalu.



“Saya melaporkan itu diterima langsung oleh Kepala Tata Usaha Kejaksaan negeri Kotabumi, sebelumnya kasus dugaan Korupsi dan KKN Desa Karang Agung juga telah saya laporkan pada tahun 2016 dilaporkan oleh LSM LPKPK dan pada tahun 2018 juga telah di laporkan oleh Lembaga ALIANSI, dugaan korupsi Dana Desa Karang Agung terindikasi terjadi berulang dan berjenjang sejak Tahun 2016 hingga tahun 2019 dan tidak ada proses hukumnya, ”kata Agusman di Kantor IWO Lampura Selasa (03/12/2019).

Menurut Agusman, pihaknya dan lembaga merasa kecewa dengan berlarut-larutnya kasus ini tanpa ada peningkatan status hukumnya.

“Kami meminta kepada semua institusi hukum yang ada di Lampung Utara, untuk segera menindak oknum Kepala Desa yang terindikasi melakukan dugaan korupsi Dana Desa, dengan tindakan tegas dan memberikan hukuman yang setimpal,” pintanya. (Tim)



Comment