Tokoh Pemuda Kecamatan Tambang Afrizal Santuni 185 Anak Yatim dari 8 Desa

oleh -

Kampar, Berseripos.com – Tokoh Pemuda Kecamatan Tambang, Afrizal atau yang kerap disapa Naaf santuni 185 anak yatim dari 8 desa se Kecamatan Tambang di kediamannya, dusun III Desa Sungai Pinang kecamatan Tambang Kabupaten Kampar provinsi Riau, Minggu (26/1/20).

8 desa yang dimaksud yakni, desa Sungai Pinang, desa Kualu Nenas, desa Balam Jaya, desa Pulau Permai, Tambang, desa Padang Luas, desa Aursati, dan desa Kemang Indah.


Hadir dalam kegiatan sosial santunan anak Yatim ini, Ketua DPRD Kampar M. Faisal, ST, para Kepala Desa dari 8 Desa tersebut, tokoh masyarakat kecamatan Tambang dan ratusan warga masyarakat kecamatan Tambang.

Afrizal kepada awak media menyampaikan, bahwa kegiatan sosial santunan Anak Yatim ini rutin kami laksanakan setiap tahunnya dan insyaallah akan terus ditingkatkan.

“Santunan ini sebagai wujud kepedulian kami terhadap para anak yatim di wilayah kecamatan Tambang, semoga santunan ini dapat sedikit meringankan beban kehidupan para anak Yatim di wilayah kecamatan Tambang,” ungkapnya.

Naaf juga berpesan kepada para anak yatim agar belajar dengan rajin dan berlomba dalam mengejar prestasi di sekolahnya masing-masing.

Selanjutnya kepada masyarakat kecamatan Tambang khususnya, Naaf mengajak untuk senantiasa bersama-sama memberikan perhatian khsusus kepada para anak yatim.

Sementara itu, salah seorang Kepala Desa Sungai Pinang, Rusman kepada awak media menyampaikan apresiasinya atas kegiatan sosial santunan anak Yatim yang dilakukan oleh Naaf ini.

“Kegiatan sosial santunan anak yatim yang dilakukan oleh Naaf ini diharapkan dapat menjadi spirit baru untuk para pengusaha, khususnya pengusaha di Kecamatan Tambang untuk memberi perhatian khusus dan serius kepada para anak yatim yang berada di kecamatan Tambang,” ungkapnya.

Rusman juga menyampaikan harapan agar kedepan kepada para Kepala Desa di lingkup kecamatan Tambang dapat memberi perhatian khusus kepada para anak Yatim agar tidak terjadi kesenjangan sosial kehidupan ditengah-tengah masyarakat.

“Mari kita anggarkan beasiswa untuk para anak yatim dalam melanjutkan jenjang pendidikannya, jika Undang Undang memang memperbolehlan itu, kenapa hal ini tidak kita lakukan,” imbuhnya.**


Comment