Sungai Kampar Meluap, Rumah dan Kebun Milik Warga Terendam Banjir

oleh -

KAMPAR, Berseripos.com – Tingginya curah hujan yang dibeberapa wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau membuat debit air sungai Kampar meluap dan menyebabkan banjir.

Dampak luapan air sungai Kampar tersebut dirasakan oleh warga Desa Bandur Picak, dan Desa Tebing, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar. Sabtu (15/02/2020).


Menurut keterangan salahsatu warga Desa setempat, Pondri, menjelaskan bahwa banjir yang melanda Desa Tebing membuat sejumlah rumah warga terendam banjir sehingga aktifitas tidak berjalan normal.

“Luapan air sungai Kampar menyebabkan banjir, dan aktifitas masyarakat tidak berjalan dengan normal.” Ujarnya saat diwawancara pewarta.

Naiknya debit air sungai Kampar juga berdampak pada sektor pertanian milik warga Desa Bandur Picak, sebab air juga merendam puluhan hektare lahan yang berisi tanaman jenuk nipis, sehingga berpengaruh pada hasil panen yang akan didapat.

“Lahan jeruk nipis dan tanaman pisang juga terendam, dan dipastikan gagal panen,” sebut Pondri

Pondri juga berharap agar hal tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Pembanguan turap sangatlah diperlukan sehingga apabila air sungai Kampar meluap Abrasi tidak terjadi dan warga tidak lagi kuatir apabila hujan lebat datang.

“Ini juga menjadi perhatian khusus bagi pemerintah agar dapat dibangun turap penahan abrasi, sehingga ketika musim hujan datang, rumah penduduk dan kebun dapat diselamatkan dari banjir serta kerugian secara materil dapat diminimalisir” pinta Pondri.** (Yd)


Comment