Dugaan Eksploitasi Sumber Daya Alam Tanpa Izin di Kuansing, IKKS Tempuh Jalur Hukum

oleh -

PEKANBARU, Berseripos.com – Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Pekanbaru, langsung membahas secara musyawarah terkait vidio viral beberapa hari yang lalu tentang ditemukannya dugaan aktivitas Galian C ilegal di salah satu Desa di Kecamatan Huli Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi.

Pembahasan itu dikupas tuntas dalam Forum Grup Diskusi (FGD) yang menghadirkan para pengurus dan tokoh – tokoh Kuansing yang ada di Pekanbaru, sekaligus menghadirkan Noprijon Pria yang mengabadikan temuan galian C ilegal di lapangan tersebut.



Diskusi yang berkembang tersebut, IKKS-Pekanbaru juga menerima Informasi kegiatan dugaan Eksploitasi Kekayaan alam kuansing lainnya secara ilegal, salah satunya yaitu Perambahan Hutan lindung di Bukit blBetabuh dan Tambang Emas Ilegal (PETI).

Ketua Umum IKKS Pekanbaru Dr. Taswin Yacop, S.Ps dalam diskusi hangat yang dilaksanakan di Hotel Prime Park pada Jumat Sore (13/03/20) itu menyatakan mengutuk Keras aktivitas ilegal itu dan meminta Pemerintah Kuansing Provinsi Riau dan aparat penegak hukum untuk segera menindak.

Guna tindak lanjut dari FGD itu, IKKS-Pekanbaru memutuskan beberapa hal diantaranya, Menunjuk Ahmiyul Rauf menjadi Tim Penyusun Pokok Pikiran yang akan menjadi bahan guna dilaporkan kepada penegak hukum untuk mendapatkan penanganan khusus dugaan aktivitas-aktivitas eksploitasi kekayaan alam kuansing secara ilegal ini.

Hal lain yang tak kalah pentingnya, IKKS-Pekanbaru juga akan mengadvokasi Noprijon yang dinilai telah berani menindak aktivitas Galian C illegal tersebut.

“Beliau harus kita support dan dilindungi, ini suatu apresiasi yang sangat luar biasa, karena ini demi kebaikan Kampung halaman kita bersama”, ujar Dr. Taswin Yacop Ketua Umum IKKS-Pekanbaru itu.**

(Muhammad Tarmizi)



Comment