Bupati Kampar di Nilai Sukses Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Petani Tambak Ikan Banyak Gulung Tikar

oleh -

KAMPAR, Berseripos.com – Petani tambak di Kabupaten Kampar, tepatnya di Desa Kuok, Kecamatan Kuok mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil budidaya Ikan, sehingga mereka tidak mampu mengembangkan usaha tersebut.

Kesulitan tersebut diungkap langsung oleh Ketua Asosiasi Perangkat Desa seluruh indonesia (Apdesi) Kampar, Jhonnedi, S.Ag. Ia mengatakan bahwa kesulitan pemasaan budidaya ikan di Kecamatan kuok menyebabkan perkembangan usaha semakin lesu, hal itu menjadi kendala besar dalam proses pemasaran ikan yang sudah di kelola.



“Pemasaran ikan di sini hanya dilakukan di rumah makan atau di pasar tradisional. Sulit memasarkan dalam skala besar,” ujarnya saat diwawancara berseripos. Sabtu (14/3/2020).

Strategi pemasaran ikan serta mengembangakan budidaya ikan tentunya sangat berkaitan. Sebab metode metode seperti itu lebih efektif, sehingga pelaku usaha dapat mengembangkan bisnis yang ia kelola.

Khususnya di Kecamatan Kuok, dalam proses pemasaran ikan harusnya dibantu oleh pihak pemerintah, sehingga potensi tambak ikan yang ada di Kabupaten Kampar dapat berkembang.

“Saat ini perkembangannya tidak jelas, rata-rata banyak pelaku usaha tambak ikan yang ada di Kecamatan Kuok gulung tikar,” beber Jhonnedi

Ketua Apdesi sekaligus Kepala Desa Batu Langkah Kecil, Jhonnedi juga menuturkan bahwa hendaknya Pemerintah peka dalam menangani persoalan yang terjdi pada petani tambak ikan, dimana budidaya ikan ini merupakan salahsatu potensi besar yang ada di Kecamatan Kuok. Setidaknya ini juga menjadi catatan penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kalau kita lihat dari potensi wilayah, Kalau di Kecamatan Kuok ada dua, yakni Ikan dengan jeruk. Bagaimana kita mengembangkan sementara sulit untuk memasarkan. Sama aja dengan bohong,” cetusnya

Ia juga berharap kepada pemerintah agar mencari solusi dalam menangani persoalan sederhana ini, misalnya ada pengalengan ikan agar pemasaran dan harga tetap stabil.

“Jadi kapanpun masyarakat menjual tidak terganggu dengan harga,” katanya

Menurut jhon, Pemerintah hendaknya dapat memberikan perhatian khusus agar potensi di Kecamatan Kuok dapat berkembang. Oleh karena itu pemerintah juga segera mengsiasati apa yang menjadi kendala di masyarakat sehingga ini bisa menjadi komoditi unggulan yang mengasilkan bagi masyarakat.

“Pemerintah harus mengsiasati bagaimana persoalan ini bisa terjawab.” Ulasnya kembali.

Sekedar cacatan, melalui pernyatakan resmi yang dilontarkan Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal, ST pada sejumlah media yang mengapresiasi atas pencapaian Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH dalam meningkatkan perekonomian di Negeri Serambi Mekahnya Riau ternyata berbanding terbalik, Pasalnya pertanyaan tersebut tidak selaras dengan kondisi yang ada.

Kini, Pemerintah hendaknya lebih serius dan fokus dalam memperjuangkan ekonomi masyarakat. Indonesia sulit maju karena mayoritas masyarakatnya berekonomi lemah.** (Yudha)



Comment