Terkait Wabah Covid-19, Kampar Sepakat Untuk Hentikan Seluruh Kegiatan Rapat dan Dinas ke Luar Kota

oleh -

Bangkinang Kota, Berseripos.com – Menindak lanjuti Rapat Koordinasi Bupati Kampar bersama Gubernur Riau terkait bahaya penyakit Corona virus Covid-19, maka Bupati Kampar H Catur Sugeng,SH mengelar Rapat Koordinasi bersama seluruh Forkopimda dan Dinas di lingkungan Pemda Kampar.

Rapat tersebut langsung dihadiri oleh Forkopimda antara lain Ketua DPRD Kampar M Faisal,ST, Dandim 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin, Kapolres Kampar AKBP M Kholiq,SH,SIK, Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Suhendri,DH,MH, Sekda Kampar Drs Yusri,M.Si, para Asisten,Staf Ahli, Kepala OPD dan Camat.



Rapat digelar di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Bangkinang, selasa (18/3/20).

Bupati Kampar menjelaskan, hahwa kondisi yang kita lihat dan rasakan saat ini memang tidak terjadi apa-apa di Kampar. Akan tetapi setelah rakor bersama Gubernur dan Bupati/Walikota se-Riau, ternyata betapa seriusnya seluruh elemen saat ini dalam menyikapi Covid-19.

Untuk itu Bupati Kampar menyampaikan bahwa ini harus menjadi perhatian bagaimana kita membatasi diri kita, untuk Pemda Kampar sendiri mulai hari kegiatan yang mendatangkan masa, rapat-rapat dan Dinas luar sementara dihentikan sampai ke Desa-desa.

Untuk diketahui bahwa seseorang dari luar negeri yang dalam perjalanan masih sehat tetapi terinfeksi corona, maka sepanjang perjalanan 250 orang akan terkena dampak corona. “sebab corona C-19 bisa masuk dari jarak 1-2 meter”.

Kita banyak banyak melihat berberapa orang yang terjangkit C-19 khusus di Riau sementara sebanyak 19 orang, jangan kita seperti negara Italia yang kemaren mungkin mengangap ini hal biasa. Dengan demikian mulai saat ini kita harus serius dan berhati-hati untuk diri kita dan diri orang lain.

Untuk saat ini Bupati Kampar juga akan membentuk Tim Satuan Tugas (satgas) khusus dalam mensosialisasikan dari tiga hal yang perlu diketahui masyarakat, pertama mengetahui gejala, resiko dan penularan terkait C-19.

Selanjutnya terkait sekolah yang diliburkan, Bupati kampar minta tanggung jawab orang tua. Jangan pula libur orang tua membawa anak-anak jalan-jalan, kemudian guru supaya selalu memberikan tugas dan memantau lewat via seluler.**



Comment