Anggota DPRD Kampar yang Kunker Ke Luar Daerah Akan ditetapkan Status ODP Covid-19, Harus di Isolasi

oleh -

KAMPAR, Berseripos.com – Terkait dugaan sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Kampar yang melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke luar kota, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar menyebutkan akan menetapkan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus Corona (Covid-19).

Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Dedy Sambudi SKM.M.Kes saat diwawancara berseripos.com. Jumat malam (20/3/2020).



Ia mengatakan bahwa kalaulah mereka pergi ke daerah yang terpapar, pulangnya itu harus menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP),

“Mereka harus diisolasi dirumah, sama seperti Standar operasional prosedur (SOP) yang lain tidak ada bedanya, bagi siapa saja yang punya riwayat perjalanan ke luar daerah, maka akan dilakukan pemantauan,” ujar Dedy melalui sambungan seluler pribadinya.

Dikatakan Dedy, sampai sejauh ini dirinya belum bisa memastikan siapa-saja yang sejumlah Wakil Rakyat yang berangkat Kunjungan kerja ke luar daerah, namun ia tetap berpegang teguh terhadap surat edaran yang dikeluarkan oleh Gubernur terkait pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19).

“Nama-namanya belum tau, tapikan sudah diintruksikan tidak boleh pergi berdasarkan surat Gubernur,” ucapnya

Di Indonesia, jelas Dedy, ada sekitar 16 Provinsi yang sudah terpapar oleh Covid-19. Kalau pulang dari ke 16 Daerah tersebut wajib dipantau sesuai dengan SOP.

“Nanti akan di pantau melalui Puskesmas, kan berdasarkan SOP semua orang tidak boleh dibedakan. Kita sama semua untuk melayani,” terangnya.

Sebelumnya, dugaan sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kampar yang berangkat kunker ke luar daerah mencuat setelah salahsatu media online mewartakan dengan judul” Nekat, Anggota DPRD Kampar Dikabarkan Kunker ke Sejumlah Daerah”. Hal itupun sempat ditanggapi oleh Bupati Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Kampar, Ali Halawa.

Ia mengatakan bahwa hendaknya wakil rakyat harus memberikan contoh yang baik bagi masyarakat, bukan memilih untuk pergi ke luar kota.

“Ditengah pemerintah dan masyarakat berjuang melawan virus Covid-19 ditanah air malah Anggota Dewan Kampar Pergi ke Luar kota,” ujarnya saat di konfirmasi pewarta, Jumat (20/3/2020).

Menurutnya, kegiatan kunjungan kerja yang dilakukan oleh anggota DPRD Kampar hendaknya ditunda terlebih dahulu, walaupun sudah dijadwalkan jauh hari sebelumnya, mengingat situasi saat ini sangat genting karena wabah Covid-19.

“Seharusnya mereka berkewajiban untuk membantu pencegahan terkait dengan Virus Corona. Jangan euforia dengan jabatan DPRD.” Pungkasnya

Saat ini, seluruh dunia sedang diuji dalam keseriusan penangganan wabah Corona (Covid-19). Seluruh masyarakat Indonesia menunggu action dari Pemerintah.

Ketua DPRD Kampar, Muhammad Faisal, ST, saat pengukuhan Forum Wartawan Legislatif Kampar sempat juga mengatakan bahwa kritik membangun sangat diperlukan demi kemajuan DPRD Kampar agar lebih baik.

”Kami berharap adanya kritik membangun dari FWL untuk kemajuan DPRD Kampar,” kata Muhammad Faisal usai mengukuhkan FWL di Gedung DPRD Kabupaten Kampar, Senin (9/3/2020).

Saat ini juga, kritikan itu mengarah tepat kepada Lembaga wakil rakyat tersebut.**(YD)



Comment