Kecewa Diberhentikan Secara Sepihak Oleh DLH Kampar, Kuasa Hukum Dampingi 12 THL

oleh -
Kuasa Hukum, Didit Bayu Prasetyo, SH

KAMPAR, Berseripos.com – Nampaknya polemik di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar terus bergulir, pasalnya 12 orang pekerja THL Teknis Lapangan yang diduga diberhentikan secara sepihak menempuh jalur hukum. Mereka sepakat memberikan Kuasa terhadap beberapa Kuasa hukum dari Kantor Hukum Boy Gunawan, SH dan Associates.

Adapun kuasa hukum yang mendampingi 12 pekerja tersebut adalah Boy Gunawan, SH, Didit Bayu Prasetyo, SH, Kaharmansyah Harahap, SH, MH, serta Andri Safrina, SH, MH.


Kekecewaan kedua belas pekerja kebersihan tersebut tersulut akibat mereka tidak menerima diberhentikan sepihak dikarenakan batas usia yang sudah melewati.

Juru bicara Tim Advokat, Didit Bayu Prasetyo saat dikonfirmasi menerangkan bahwa saat ini kliennya merasa kecewa atas tindakan yang telah dilakukan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup Kampar. Karena kekecewaannyalah mereka merasa ada hak-haknya yang harus diperjuangkan oleh para kuasa hukum.

“Mereka sangat kecewa dengan pihak DLH yang melakukan pemberhentian secara sepihak. Menurutnya jalur hukum merupakan langkah yang paling tepat dilakukan mengingat pengabdian mereka sudah bertahun-tahun sebagai pekerja kebersihan,” beber didit kepada berseripos.com, Senin (23/3/2020).

Menurut didit, hendaknya pihak DLH apabila tidak ingin memperpanjang kontrak sebaiknya disampaikan terlebih dahulu secara persuasif, sehingga tidak menimbulkan gejolak seperti yang terjadi sekarang ini.

“Pihak Dinas hendaknya menyampaikan terlebih dahulu kepada klien kami. Selama ini kliennya sudah sangat berjasa lebih dari Sepuluh Tahun hingga berhasil meraih predikat Adipura. Apa salahnya memberikan kesempatan kepada anak-anaknya,” ujar didit menyampaikan keinginan kliennya.

Apalagi, kekecewaan kliennya itu terasa pada saat diberhentikan pada waktu sedang bekerja dilapangan dengan dalih sudah ada yang menggantikan posisi mereka.

“Kami sangat menyayangkan tindakan DLH yang memberhentikan kliennya pada saat melakukan tugas dilapangan,” ulasnya kembali

Selaku Kuasa Hukum, Kata didit, dirinya beserta Tim akan membuat surat resmi kepada Ketua DPRD Kampar untuk segera melakukan Hearing terkait nasib pekerja THL Kebersihan.

Ia juga meminta agar Bupati Kampar peduli dengan nasib mereka saat ini.

“Bupati Kampar akan kita surati juga terkait dengan nasib klien kami ini, semoga ada solusi terbaik dari orang nomor satu di Kampar itu.” harap Didit.**(YD)


Comment