Lapas Kelas IIA Bangkinang Lakukan Asimilasi Terhadap 119 Warga Binaan

oleh -
Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Bangkinang, Sutarno.

KAMPAR, Berseripos.com – Sebanyak 119 warga binaan Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas IIA Bangkinang Kabupaten Kampar mendapat pengeluaran melalui Asimilasi hari ini Kamis (2/04/2020).

“Iya benar, hari ini dilakukan pengeluaran 53 warga binaan. Dan kemarin 66 orang. Pengeluaran tersebut Berdasarkan Permenkumham No.10 tahun 2020 dan Kepmenkumham No. M.HH- 19.PK.01.04.04 tahun 2020 tentang syarat pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi Narapidana Dan anak,” ujarnya Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang, Sutarno pada Berseripos.com.


Pengeluaran Narapidana ini dilakukan sesuai dengan persyaratan integrasi serta dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Penyebaran Covid -19 di lingkungan Lapas Bangkinang.

Sutarno mengatakan, ada sekitar 119 orang warga binaan yang mendapat Asimilasi di Lapas Kelas IIA Bangkinang, namun dirinya masih menunggu keputusan lebih lanjut terkait sampai kapan diberlakukan.

“Memang ada 119 warga binaan yang dapat Asimilasi, 66 kemarin dan hari ini Kamis ada 53 orang. Kita masih menunggu keputusan lebih lanjut, hanya saja pihak Lapas diberi waktu sampai tanggal 15 untuk mengusulkan integrasi,” terang Sutarno.

Ia juga mengintruksikan kepada warga binaan yang dikeluarkan agar langsung menuju ke kediaman masing-masing. Hal itu dilakukan agar menghindari perkumpulan diluar sana dan mendukung upaya Pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kita menyarankan agar semua yang dikeluarkan tersebut langsung pulang kerumah dan tidak mampir. Kita takut mereka ngumpul-ngumpul. Sebagian mereka ada juga yang langsung dijemput oleh pihak keluarganya,” jelasnya

Sekedar untuk diketahui, Pengeluaran Narapidana yang dilakukan oleh Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas IIA Bangkinang merujuk pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 10 Tahun 2020 dan Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor M.HH-19.PK/01.04.04 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.** (YD)


Comment