Tak Tersentuh Pemerintah, Warga Menderita Lewati Jalan Berlumpur, Hasil Panen Membusuk

oleh -

Kampar, Berseripos.com – Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab,S.sos ,M.si melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Dusun III dan Dusun V Batas desa Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Kamis pagi (9/4/2020).

Kunjungan kerja tersebut diikuti oleh Kepala Desa (Kades) Bandur Picak, Rais Adli ,SE,Sy dengan didampingi Kaur Umum , Zulfadli, Kadus III Batas, Syofyan dan Kadus V Batas, Alfendi.



Dalam kesempatan itu Ahmad Begab mengatakan bahwa kunjungan ke Dusun Batas Desa Bandur Picak merupakan kali pertama yang dilakukan semenjak dirinya menjadi Camat di Koto Kampar Hulu.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau kesiagaan penanggulangan Virus Covid-19 sekaligus melihat kesiapan Pustu (Puskesmas Pembantu) Dusun Batas serta meninjau langsung kondisi jalan yang rusak parah.

” Tadi dalam perjalanan kita hampir tidak bisa masuk kedalam perkampungan lantaran kondisi jalan yang rusak parah. Kondisi jalan berlumpur sehingga mobil yang dikendari sulit untuk jalan akibat lumpur,” ujar Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab,S.sos, M.si saat dikonfirmasi pewarta dilokasi.

Menurutnya, pemerintah hendaknya lebih serius menanggapi persoalan yang susah lama menjadi keluhan masyarakat tersebut, sebab jalan ini merupakan akses yang sering dilalui masyarakat setempat.

“Kami ingin informasikan mudah – mudahan ini sampai kepimpinan kita yang Level tinggi mungkin di Provinsi Riau dan kalau memang tahun ini kita mendapatkan perbaikan atau pengaspalan jalan hingga sampai ke perbatasan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) serta kami meminta tolong agar bantuan itu bisa dipertahankan sehingga jangan sampai dikurangi ataupun dihilangkan,” pintanya

Ahmad juga mengungkapkan bahwa selama ini masyarakat sangat ingin jalan ini perbaiki dengan baik, sehingga akses yang digunakan tidak membuat masyarakat menderita akibat bergelut dengan lumpur.

“Masyarakat kita sangat menderita sekali karena untuk berjalan saja susah dan apa lagi untuk membawa hasil alam kita ini seperti hasil perkebunan Karet maupun Sawit,” sebutnya

Lihat saja dipinggir jalan, sambung Ahmad, banyak buah sawit milik masyarakat yang busuk karena alat Transportasinya tidak bisa lewat dikarenakan jalannya banyak yang rusak parah.

“Jadi kedepannya melalui kami dari pihak Kecamatan maupun Kabupaten karena ini merupakan jalan lintas milik Provinsi serta kewenangannya juga pemerintah Provinsi makanya kami berharap kepada bapak Gubernur Riau memohon untuk diperbaiki jalan didusun batas ini supaya jalan lintas antara Kabupaten Kampar dengan Kabupaten Rohul jalannya bisa mulus sehingga masyarakat kita untuk mengeluarkan hasil alamnya menjadi lancar dan masyarakat dusun Batas secara otomatis bisa sejahtera sebab jalan adalah urat nadi perekonomian masyarakat,” Pintanya.** (Hargono)



Comment