Hari Ini, Kejaksaan Negeri Kampar Gelar Rapid Test, Dinkes Tak Bisa Sebut Hasilnya

oleh -
Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Suhendri melakukan Rapid Test.

KAMPAR, Berseripos.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) menggelar rapid test atau uji cepat virus corona (Covid-19) untuk seluruh pegawai Kejaksaan.

Rapid test dilakukan dengan cara bergiliran dengan bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak inginkan.

“Rapid test dilakukan pada seluruh pegawai Kejaksaan maupun honorer yang ada, sebab Kampar saat ini sudah menaikan dari status siaga ke tanggap,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Suhendri pada Berseripos.com, Senin (13/4/2020).

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dilingkungan Kejaksaan. Pihak Kejaksaan Kampar juga merupakan bidang penegakan hukum yang sering berinteraksi langsung dengan banyak orang, baik itu dari persidangan, terdakwa, tersangka hingga pengawalan tahanan.

“Semua pegawai banyak yang berinteraksi langsung dengan banyak orang, walaupun terjadi perubahan dalam persidangan pada prinsipnya penegakan hukum tetap berjalan sampai sekarang dan hanya beda waktu saja,” bebernya

Dikatakan Suhendri, dengan adanya tindakan Rapid test yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, minimal ini salahsatu langkah dalam upaya pihak Kejaksaan Negeri Kampar dalam memutus mata rantai Covid-19.

Ia juga mengakui bahwa Rapid test juga memberikan rasa aman serta kenyamanan untuk kembali bekerja, sebab pihaknya bisa mengetahui secara langsung hasil test yang diakukan oleh pihak Dinas Kesehatan serta langkah-langkah apa saja yang mesti dilakukan.

“Mungkin ada sebagian pegawai yang sudah melakukan Rapid test secara mandiri di dokter, namun tidak semua. Nah hari ini kita melakukan untuk seluruh pegawai agar semua bisa dikontrol,” terangnya.

Sementra itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kampar, Poppy Rahmadini mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan Rapid test disejumlah Puskesmas yang ada Kabupaten Kampar, namun belum semuanya terealisasi.

“Dari 31 Puskesmas yang ada di Kampar, sampai ini kita sudah melakukan Rapid test di 8 Puskesmas, namun baru kali ini dilakukan di Kejaksaan Negeri Kampar,” ujarnya

Ia menyebutkan bahwa untuk hasil Rapid test di Kejaksaan Negeri Kampar memang tidak bisa di ekspose hari ini juga, sebab tidak menutup kemungkinan ada perubahan, dan hasilnya akan disampaikan melalui juru bicara.

“Memang secara cepatnya bisa dilihat dalam waktu 15 menit, namun kita membutuhkan waktu hingga 2 jam untuk berjaga-jaga, setelah itu Nanti kami dari Tim akan berkoordinasi dengan jubir apabila tidak ada perubahan. Jubirnya lah yang akan menyampaikan langsung,” jelasnya.**(YD)

Comment