Seorang Warga Kampar Riau Nyaris di Begal, Korban Selamat Lantaran Bertemu Pengendara Becak

oleh -
Foto: Ilustrasi

KAMPAR, Berseripos.com – Nampaknya situasi pandemi COVID-19 saat ini tidak lagi menjadi persoalan bagi pelaku yang ingin melancarkan aksi kriminalitas, bahkan situasi itu dimanfaatkan bagi para pelaku untuk menjalankan aksinya tanpa memandang siapa korbannya.

Himpitan ekonomi serta banyaknya kebutuhan yang dipenuhi membuat pelaku kalap ingin menempuh jalur singkat untuk mendapatkan uang.


Diprediksi, akibat hal-hal tersebut, Aksi anarkis dan kriminalitas akan marak dan meningkat sehingga dapat meresahkan masyarakat.

Baru-baru ini, salah seorang warga Desa Ridan Permai Kabupaten Kampar, berinisial AR, mengungkapkan bahwa dirinya hampir saja menjadi korban begal saat melintas di jalan Datuk Seribu Garang tepatnya di belakang Makam Pahlawan samping SMK 1 Bangkinang.

Dia menceritakan kronologis insiden yang hampir saja merengut nyawa serta benda yang ia bawa.

“Iya benar, tadi sekitar jam 8:30 malam saya berhasil kabur setelah kendaraan saya dipepet oleh orang lain yang diduga begal. Mereka memakai 2 motor dengan jenis yang berbeda,” ujarnya saat diwawancara berseripos.com, sabtu malam (25/4/2020).

Dikatakan AR, saat dirinya pulang dari rumah orang tuanya, ia melintas di jalan persis dibelakang makam pahlawan, ia tak mengira ada orang yang tiba-tiba muncul dari balik semak menggunakan motor dan ingin mengejarnya, sontak saja ia memacu kendaraanya.

“Ada 2 motor, 1 tipe RX King 1 lagi Matic, saya tak liat betul jenis matic apa yang dipakai, pelaku berkemungkinan ada tiga orang,” sebutnya.

Ia mengatakan bahwa para pelaku sempat memepet kendaraan yang dia pakai, padahal menurutnya kecepatan sudah tinggi.

“Saya bawa motor kencang, namun mereka mengejar terus dan berusaha memepet supaya saya berhenti,” bebernya

Aksi para pelaku untung saja tidak berjalan mulus, sehingga gagal, pasalnya ketika dalam kecepatan tinggi ia melihat seorang pria yang mengendarai becak.

“Untung disamping pagar saya ketemu orang becak dan saya memberi kode dengan mengklakson kendaraan yang saya naiki sehingga para pelaku putar arah,” jelasnya.

Dengan demikian sudah sepatutnya pihak berwajib memonitor tempat tersebut serta memberikan tindakan tegas, sehingga dapat menjamin munculnya rasa aman di tengah masyarakat.

Pentingnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat adalah prioritas yang paling utama.**(YD)


Comment