Pasien PDP Asal Gunung Sahilan Kampar Wafat, Sempat dirawat Selama Seminggu

oleh -

KAMPAR, Berseripos.com -Tim Gugus Tugas Percepatan penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kampar memakamkan seorang warga Gunung Sahilan dengan status Pasien Dalam Perawatan (PDP), Senin (27/4/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kampar Dedy Sambudi SKM.MKes yang ikut dalam prosesi pemakaman mengatakan bahwa pasien berinisial R (51) berjenis laki-laki, Warga Kecamatan Gunung Sahilan. Proses pemakaman dilakukan sesuai protokol kesehatan tanpa ada penolakan dari warga sekitar.



“Alhamdulillah prosesi berjalan dengan lancar, tak ada hambatan dari warga sekitar. Dimakamkan di pemakaman umum. Sebelumnya pasien yang meninggal dunia ini sedianya dimakamkan oleh tim medis dari rumah sakit tempat korban dirawat, namun karena hujan, kita juga kasihan melihat tim medis dari RS yang sudah terlalu lama menggunakan APD, makanya kita inisiatif untuk mengambil alih pemakamannya, dengan protokol kesehatan sebagaimana mestinya,” terang Dedy, dikutip dari laman media soaial Kehumasan Dinkes Kampar

Petugas medis dari Tim gugus tugas Penanggulangan Covid-19 Kampar yakni PSC Kampar siap selalu hadir untuk mengambil alih dalam melakukan pemakaman terhadap pasien PDP tersebut. Dengan memakai alat pelindung diri (APD) yang lengkap seperti Coveral Hasmat yang dilapisi lagi memakai gaun khusus, masker N95, pelindung mata (kacamata goggle), sepatu boot dan handscoon berlapis.

Lebih lanjut, Kadinkes Kampar mengungkapkan bahwa pasien yang meninggal dunia sebelumnya di rawat disalah satu rumah sakit di Pekanbaru.

“Dirawat sekitar seminggu. Namun pasien ini meninggal dunia sedangkan swapnya masih belum keluar,” terang Dedy.

Ia menambahkan saat ini Pemda Kampar tengah berinisiatif untuk menjadikan salah satu tanah Pemda untuk makam pasien covid 19. namun masih dalam proses kajian.

“Kita tengah melakukan kajian tanah Pemda yang bisa kita jadikan makam untuk korban virus corona ini,” jelasnya.**



Comment