Terkait OTT Oknum Kades di Kampar, Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Ke Polisi

oleh -
Kasi Pidsus Kejari Kampar, Amri Ramanto Sayekti,SH.MH.

KAMPAR, Berseripos.com – Terkait dengan beberapa oknum Kepala Desa di Kampar Riau yang terlibat operasi Tangkap Tanggan (OTT) beberapa hari yang lalu, pihak penyidik Polres Kampar sudah mengirimkan berkas perkara ke pihak Kejaksaan Negeri Kampar, namun berkas tersebut dikembalikan karena ada unsur yang belum terpenuhi.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kampar, Amri Ramanto Sayekti,SH.MH. Dia mengatakan berkas tersebut memang telah dikembalikan oleh Jaksa untuk dilengkapi. Pasalnya berkas tersebut dinyatakan tidak lengkap atau masih P19.



“Benar, Penyidik sudah mengirimkan berkas perkara ke pihak Kejaksaan Negeri Kampar, namun dikembalikan lagi lantaran ada unsur yang belum terpenuhi. Berkas perkara tersebut terdiri dari dua berkas, dari dua berkas itu sudah diteliti oleh Jaksa peneliti, setelah diteliti ternyata berkas tersebut kami kembalikan ke pihak penyidik Polres Kampar dengan adminitasi berupa P-18 dan P-19 untuk dilengkapi lagi,” ujar Kasi Pidsus Kejari Kampar, Amri Ramanto Sayekti,SH.MH pada berseripos.com diruangan kerjanya, Selasa (12/5/2020).

Amri mengakui bahwa pengembalian berkas perkara dilakukannya lantaran ada beberapa unsur yang kurang terpenuhi dan masih perlu lagi penambahan bukti-bukti atau saksi-saksi untuk lebih menguatkan pembuktian terkait perkara OTT tersebut.

“Dalam hal ini status berkas dikembalikan ke Penyidik, kita juga masih menunggu penyidik melengkapi dan mengembalikan berkas tersebut kepada pihak Kejaksaan lagi,” bebernya.

Ia juga mengungkapkan pihak Kejaksaan sudah meneliti berkas perkara selama 14 hari, setelah itu menunggu pihak penyidik untuk melengkapi.

“Kalau pihak penyidik sudah memenuhi sesegera mungkin diserahkan kepihak Kejaksaan untuk diteliti lagi,” sebutnya.

Diketahui sebelumnya, sempat wartakan bahwa ada Tiga oknum Kepala Desa berhasil ditangkap oleh Tim Tipikor Polres Kampar dalam kasus Tindak Pidana Korupsi dalam Jabatan dengan cara melakukan pemerasan. Jumat (3/4/2020).

Penangkapan dilakukan secara Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Ke-3 oknum Kepala Desa itu adalah PI Kades Sari Galuh, LS Kades Batang Batindih dan MU Kades Non Aktif Desa Tambusai.

Dalam proses penangkapan juga diamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 100 juta, 3 buah stempel, selembar kwitansi tanda terima uang dan 5 unit HP.** (Yudha)



Comment