Destinasi Wisata Sungai Gagak yang Terkenal dan Hits Dikunjungi

oleh -

KAMPAR, Berseripos.com – Siapa yang tidak mengenal Kabupaten Kampar, Daerah yang orang biasa menyebut sebagai kota serambi mekahnya Riau, ternyata mempunyai segudang wisata untuk dikunjungi.

Berbagai wisata alam, budaya, serta kuliner dapat disajikan untuk menarik perhatian wisatawan yang akan datang ke daerah yang kaya akan keindahan alamnya.



Hal yang menarik tersebut juga ada di Desa Koto Mesjid Kec XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Wisata itu bernama Sungai Gagak.

Sungai Gagak merupakan surga tersembunyi di Desa Koto Mesjid yang terletak tak jauh dari pemukiman warga.

Pemandangan alam yang asri membuat banyak orang ingin berkunjung untuk menikmati pemandangan alam.

Bahkan, sangking eksotisnya tempat tersebut, wisata Sungai Gagak pernah meraih Desa Wisata terbaik kedua di Provinsi Riau.

Hingga kini, Desa Koto Mesjid tak hentinya berinovasi dalam sektor kepariwisataan dengan mendukung pengembangan wisata Sungai Gagak.

Sungai Gagak sendiri dimotori oleh para pemuda kreatif yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang diketuai oleh Rizki Hidayat.

Rizki Hidayat bersama pemuda lainnya sangat aktif dalam mempromosikan wisata Sungai Gagak.

Ia bersama rekan-rekannya juga giat dalam mengembangkan sektor wisata yang ada di Desa Koto Mesjid.

Kekompakan itu menjadi semangat baru bagi para pemuda Desa Koto Mesjid dalam menuangkan kreativitas dibidang wisata.

Ketika diwawancara, Rizki Hidayat mengatakan bahwa kami hadir sebagai motor penggerak pemuda Desa agar sadar akan potensi potensi dan kearifan lokal yang ada, salah satunya sungai gagak. Wisata tersebut sudah membuahkan hasil baik dari segi komersil maupun pembangunan mental wirausaha pemuda Desa.

“Pengembangan wisata Sungai Gagak berawal dari modal swadaya seluruh pemuda dan pihak terkait seperti pemerintahan Desa Koto Masjid serta donatur yang ada. Yang paling penting adalah semangat para pemuda untuk berkreatifitas,” paparnya.

Sungai Gagak sendiri adalah pemandian dengan air terjun yang bertingkat 7. Konon kabarnya sangking indah tempat tersebut kita akan merasakan suasana yang berbeda.

Suasana alam yang sejuk dan tenang menjadi salah satu daya tarik pengunjung.

Tercatat, jumlah pengunjung sejak januari sampai juni sudah ada 2500 orang, baik domestik maupun mancanegara. Bahkan, dalam kurun 4 bulan sudah 3 stasiun televisi nasional yang tertarik untuk meliput dalam berbagai acara.

“Iya, kemaren terakhir sebelum pandemi si bolang trans 7 pun shooting disini,” ungkap pemuda yang masih berumur 24 tahun tersebut.

Ia berharap, jika nanti ada pihak pihak yang bisa ingin bekerjasama untuk pengembangan, Dirinya akan berkordinasi dengan pemerintah Desa, pemuda, sampai ke Dinas Pariwisata.

“Untuk sekarang targetnya pasarnya adalah anak muda yang hobi travelling alam, komunitas-komuntias dan keluarga yang ingin bersantai dengan nuansa alam yang sangat menarik,” sebut Rizki.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk sampai ke lokasi wisata memang melalui jalur yang sedikit menantang, akan tetapi masih bisa dilalui untuk semua kalangan.

“Sungai Gagak juga bisa untuk keluarga yang ingin berwisata,” kata Rizki menjelaskan.

Saat ini, sambung Rizki, ada beberapa PR yang mesti dikerjakan dalam mengembangan pariwisata Sungai Gagak, yakni lokasi parkir serta akses jalan yang sulit ditempuh oleh kendaraan mobil, sebab kondisi jalan yang kecil.

“Pengunjung keluhannya itu sih, tapi kami juga terus berbenah, semoga saja ada pihak yang membantu mencarikan solusi,” kata Rizki sembari berharap.**

(Harisep/Yudha).



Comment