Kompak, Kejati Riau Touring ke Wisata Lubang Kolam Kampar

oleh -

KAMPAR, Berseripos.com – Kejaksaan Tinggi Riau melakukan “Touring” mengendarai sepeda motor bergaya modifikasi saat berkunjung ke Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Sabtu (13/6/2020).

Touring diikuti oleh sejumlah staf yang ada di Kejaksaan Tinggi Riau serta didampingi oleh sejumlah staf dari Kejaksaan Negeri Kampar.



Dari pantauan pewarta, touring dipimpim oleh Wakil Kejaksaan Tinggi Riau, Daru Tri Sadono diikuti seluruh rombongan pengendara sepeda motor yang tergabung dalam Adhyaksa Motor Community.

Road captain, Daru tampak tak canggung mengendarai sepeda motor yang ia tunggangi. Ia tampak sudah biasa melintasi jalan raya dengan memimpin rombongan.

Dari Pekanbaru, rombongan tim sempat singgah ke kantor Kejaksaan Negeri Kampar untuk beristirahat sebentar sembari bersantai dan mendinginkan mesin kendaraan.

Selanjutnya tim melanjutkan perjalan ke lokasi yang menjadi tujuan utama, yakni Wisata “Lobang Kolam” di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar.

Setibanya dilokasi, Wakil Kejaksaan Tinggi Riau, Daru Tri Sadono beserta rombongan sempat takjub melihat terowongan yang menjadi primadonanya wisata di Desa Merangin tersebut. Mereka bersantai serta tidak lupa mengabadikan moment yang sangat jarang dapati saat touring.

“Ini bukan sekedar touring saja, ini sengaja diagendakan untuk menjaga keharmonisan antar sesama, dengan ini kita bisa dekat dengan seluruh pegawai di Kejaksaan,” ujar Daru Tri Sadono pada berseripos.com

Menurutnya, kegiatan ini mempunyai tantangan dan warna tersendiri, sebab kita konvoi bersama-sama mengendarai sepeda motor.

“Kita menjaga hubungan agar selalu kompak dan harmonis,” bebernya

Daru mengaku kalau dirinya memang sangat hobi melakukan touring mengendarai sepeda motor, bahkan, dirinya juga mengoleksi beberapa sepeda motor khusus untuk touring sesuai dengan jalur-jalurnya.

“Selain ini saya juga punya, saya orang lapangan dan saya sangat suka dengan sepeda motor,” sebutnya.

Ia juga menyebut kalau touring ini jarang sekali dilakukan karena kesibukan dalam bekerja, sehingga sulit membagi waktu untuk melakukan touring. Namun demikian, setelah melihat antusias seluruh tim ia akan meluangkan waktu untuk mengagendakannya secara rutin.

“Nanti kalau memang ada waktu kita agendakan lagi seperti ini, biar kliatan kompak,” pungkasnya.

Setelah melakukan perjalan, seluruh rombongan berbalik arah untuk mengunjungi salahsatu rumah makan yang terkenal di daerah Kuok, yakni “Kupiek ndak Batulang”. Mereka menyantap makanan yang sudah disediakan sembari menikmati suasana di pingir sungai Kampar.** (Yudha)



Comment