Di Mata Tetangga, Terduga Teroris di Kampar Riau dikenal Tertutup

oleh -

KAMPAR, Berseripos.com – Dikabarkan Detasemen Khusus Anti Teror 88 berhasil menangkap terduga teroris di Kelurahan Air Tiris, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Riau, Minggu (21/6/2020) siang.

Camat Kampar, Alkausar saat di konfirmasi membenarkan hal tersebut, ia mengatakan bahwa peristiwa penangkapan terjadi pada Ahad siang menjelang sore tadi, namun dirinya tidak bisa memberikan keterangan lebih jauh terkait hal tersebut.



“Informasi yang saya terima sore tadi, tapi saya tidak tau persis kronologisnya, saya hanya mendapat berita saja,” ujar Alkausar pada Berseripos.com, Ahad malam (21/6/2020).

Menurut informasi masyarakat setempat, terduga teroris merupakan warga pendatang yang tinggal di kelurahan Air Tiris. Terduga tinggal baru dua bulan terakhir

Masyarakat setempat juga tidak terlalu mengenal sosok terduga teroris tersebut.

“Selama ngontrak disana jarang terlihat, mereka selalu menutup pintu rumahnya,” ujar warga setempat, Asnur.

Terpisah, tetangga terduga teroris Taufik menyampaikan hal yang sama, sejauh ini dirinya tidak pernah berkomumikasi dengan warga pendatang tersebut.

“Kami tidak pernah komunikasi dengan mereka, orangnya tertutup, bahkan mereka kadang terlihat sore hari sambil duduk diteras rumah sambil baca buku dan main Hp itupun satu orang sedangkan dua orang lainya dirumah dan kami tidak mengetahui aktifitasnya,” beber Taufik.

Sementara itu, Lurah Air Tiris , Ahmad Azhari mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui siapa nama-nama terduga teroris yang tertangkap, namun dirinya mengakui ada penangkapan di wilayah Air Tiris.

“Kalau nama-namanya saya tidak tau, kemudian tadi saya berkoordinasi dengan pihak Kepolisian bahwa nanti ada jumpa pers dari pihak Kepolisian, dan tidak ada wewenang saya untuk menjawab. Tapi kalau untuk domisili terduga tinggalnya di RT 03, RW 04 Kelurahan Air Tiris,” ujarnya saat dihubungi pewarta.

Ahmad juga mengakui bahwa terduga teroris yang tertangkap berdomisili di wilayahnya selama 2 bulan terakhir, namun ia tak mengenal siapa-siapa orangnya.

“Dua bulan dia tinggal di sini, saya tanya ke pemilik rumah, sewanya 300 ribu,” katanya.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sambung Ahmad, dirinya akan melakukan rapat bersama RT, RW yang ada di Air Tiris, hal itu dilakukan untuk mendata masyarakat yang tinggal di Air Tiris.

“Saya selaku Lurah Air Tiris mengajak RT, RW untuk mengadakan rapat untuk menyikapi dugaan teroris ini besok sore sekitar jam 01:30 WIB. Saya minta RT RW mendata rumah Kos atau rumah petak untuk meminta KK dan KTP agar warga bisa didata,” pungkasnya.**(Yudha)



Comment