Kejaksaan Negeri Kampar Gelar Rapid Test Terhadap Tahanan

oleh -

KAMPAR, Berseripos.com – Kejaksaan Negeri Kampar (kejari) menggelar rapid test Covid-19 terhadap 10 tahanan yang akan dipindahkan dari Rutan Polres Kampar ke Lapas Kelas IIA Bangkinang.

Rapit test dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran Virus Disease 2019 alias Covid-19.



“Kami bekerjasama dengan tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar melakukan rapid test terhadap 10 tahanan di Kejaksaan Negeri Kampar, hal itu salahsatu cara untuk mencegah penyebaran covid-19,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Suhendri pada berseripos.com, Rabu (24/6/2020).

Ia mengakui rapid test yang dilakukan secara menyeluruh kepada tahanan yang sudah Inkracht atau sudah diputuskan perkaranya oleh Pengadilan Negeri Bangkinang, sebab itu pihaknya memastikan kondisi kesehatan para tahanan untuk dimasukan kedalam Lapas Kelas IIA Bangkinang.

“Ini juga salahsatu bentuk kewaspadaan pihak Kejaksaan, sebab para tahanan sering kontak langsung dengan Jaksa, apalagi tahanan akan dimasukan kedalam Lapas,” bebernya

Sebelumnya, pihak Kejaksaan juga melakukan rapid test masal di lingkungan Kejaksaan Negeri Kampar, lalu dilanjutkan dengan melakukan rapid test kesejumlah para tahanan yang sudah berada di Kejaksaan Negeri Kampar.

“Yang paling diutamakan adalah para pengawal tahanan, Jaksa, security serta pegawai PTSP. Mereka benar-benar langsung kontak dengan tahanan dan masyarakat,” sebutnya.

“Covid-19 ini masih belum berakhir, dalam penegakan hukum mengantisipasi penularan virus corona juga harus diterapkan, sebab kita para Jaksa juga harus aman, termasuk juga para tahanan, sehingga untuk melayani dapat maksimal,” kata Suhendri.

Mengingat lonjakan penyebaran covid-19 semakin meningkat, Suhendri juga berpandapat agar rapid test ini dilakukan secara berkala atau berkelanjutan. Ia meminta agar para Jaksa juga harus tetap menjaga protokol kesehatan, sehingga dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya menghimbau kepada para Jaksa semua agar dapat menjaga kesehatan dalam melaksanakan tugas, jangan sampai penegakan hukum terganggu karena wabah covid-19,” pungkasnya.**(Yudha)



Comment