Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bangkinang dilatih Ternak Ayam Potong

oleh -

Kampar, Berseripos.com – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang menggelar pelatihan pertenakan ayam potong bagi warga binaan di aula setempat pada senin, (10/8/2020).

Pelatihan diselenggarakan dengan bekerjasama dengan pihak Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar.


Adapun peserta yang mengikuti pelatihan tersebut merupakan warga binaan yang sudah menjalani setengah masa pidana yang berjumlah 20 orang.

“Ada 20 orang warga binaan yang mengikuti pelatihan. Pelatihan ayam potong ini merupakan wujud pembinaan kemandirian bagi warga binaan, oleh karena itu warga binaan diberikan bekal agar dapat menerapkan di kehidupan sehari-hari didalam Lapas maupun apabila sudah bebas nanti,” ujar Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang, Sutarno saat di konfirmasi berseripos.com di ruangan kerjanya, Senin (10/8/2020).

Pelatihan tersebut merupakan bentuk program pembinaan yang mesti dilakukan oleh pihak Lapas Kelas IIA Bangkinang. Oleh karena itu pihaknya sengaja menggelar pelatihan bagi warga binaan agar tepat sasaran.

“Lapas itukan tempat pembinaan narapidana dan anak didik permasyarakatan, jadi pembinaan ini sebagai bentuk kepedulian Lapas kepada warga binaan agar ilmu yang diberikan dapat bermanfaat salahsatunya pemeliharaan ayam potong,” bebernya.

Sutarno juga mengatakan program pemeliharaan ayam potong sudah lama berjalan di Lapas Kelas IIA Bangkinang, dimana hingga saat ini kegiatan yang di kelola oleh warga binaan sudah berproduksi dan sudah dinikmati hasilnya.

“Ayam potong ini sudah lama kita kembangkan di Lapas Kelas IIA Bangkinang, hasilnya dari pemeliharaan tersebut sudah bisa menyuplai kebutuhan narapidana yang berada di Lapas Kelas IIA Bangkinang. Jadi kalau ada menu ayam kita ambil dari peternakan kita sendiri,” kata Sutarno.

Disisi lain, selain untuk menyuplai kebutuhan yang ada di lingkungan Lapas Kelas IIA Bangkinang, pelatihan tersebut juga bertujuan untuk mengasah skill untuk mengembangan usaha di bidang peternakan ayam potong, sehingga dapat menerapkan di kehidupannya nanti.

“Ini merupakan bekal mereka untuk mengembangkan di kehidupan bermasyarakat, agar keahlian memelihara ayam potong dapat di terapkan dengan maksimal,” jelas Sutarno menerangkan.

Ia juga berharap agar seluruh napi yang mengikuti pelatihan tersebut dapat fokus dan menyerap apa yang disampaikan oleh pemateri dari Dinas, sehingga tidak sia-sia pembinaan yang dilakukan oleh pihak Lapas Kelas IIA Bangkinang.

“Saya harap pelatihan ini dapat diserap ilmunya oleh Warga binaan. Ini merupakan moment yang sangat penting bagi warga binaan,” pungkas Sutarno.**(Yudha)


Comment