”Suzuki” Siap Menangkan dan Kawal Zukri Menuju Pelalawan Satu

oleh -

Pelalawan, Berseripos.com – Sahabat Mas Sugianto (SMS) secara terang-terangan mengarahkan dukungannya pada pasangan Zukri – Nasaruddinr, pada Pilkada Pelalawan, Desember nanti. Dengan jargon Sugianto Untuk Zukri yang disingkat Suzuki.

Sugianto siap memenangkan dan mengawal pemerintahan mereka, jika pasangan Zukri – Nasaruddin menang di Pelalawan.


“Kita akan bahu membahu demi perubahan menuju Pelalawan yang lebih maju. Ayo kita rapatkan barisan untuk menangkan Zukri – Nasaruddin bersama barisan Suzuki,” ajak Sugianto, Selasa (25/8/2020).

Jika Zukri-Nasaruddin menang di Pelalawan, Sugianto siap mengawal pemerintahan mereka, dan akan mengkritik kebijakan-kebijakan yang tidak pro rakyat dan jauh dari amanah, sebagai bukti komitmen dirinya dalam ikut mengawal jalannya roda pemerintahan.

Menurut Sugianto, alasannya mendukung Zukri karena wakil ketua DPRD Riau tersebut dinilai sosok anak muda yang cerdas, merakyat, religius dan nasionalis.

“Zukri itu paket lengkap. Sederhana dan merakyat, cerdas, religius dan masih muda, ia sangat cocok memimpin Pelalawan yang multi etnik,” sebut Sugianto.

Jika Zukri-Nasaruddin menang di Pelalawan, Sugianto siap mengawal pemerintahan mereka, dan akanmengkritik kebijakan-jebijakan yang tidak pro rakyat dan jauh dari amanah.

Dengan pengalaman yang dipunya, Zukri diyakini akan mudah diterima seluruh lapisan masyarakat Pelalawan yang merindukan perubahan.

H. Zukri atau lebih akrab disapa Bang Kri. Pria berusia 41 tahun ini, anak muda yang telah matang didunia perpolitikan. Dia seorang politikus sang pemberani.

Karirnya di partai politik PDI Perjuangan dijalani bang Kri dari bawah, dimulai dari PAC tingkat kecamatan, DPC tingkat Kabupaten hingga kini dipercaya Ibu Megawati Soekarnoputri menjadi Ketua DPD PDI Perjuangan provinsi Riau.

Pada usia 31 tahun putra asli Pelalawan ini talah duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Riau periode 2009 – 2014 dengan Partai PDI Perjuangan.

Hal ini tentu saja namanya tak asing lagi bagi masyarakat kabupaten Pelalawan.

Bang Kri, menjadi harapan masyarakat Kabupaten Pelalawan. Pada pemilu periode 2014 – 2019 dia kembali mencalonkan diri maju sebagai anggota DPRD Riau bersama PDI Perjuangan. Langkahnya mulus dan berhasil duduk sebagai anggota DPRD Riau mewakili masyarakat kabupaten Pelalawan dan Siak.

Masyarakat Kabupaten Pelalawan pada tahun 2015 menitipkan harapan kepada yang untuk memimpin Kabupaten yang bersligan seiya sekata membangun negeri.

Bang Kri adalah Sang Pemberani. Jabatannya sebagai anggota DPRD Riau hanya setahun dijalaninya. Tepat pada tahun 2015 jabatan itu dia tinggalkan.

Pada tahun 2015 itu, Bang Kri mengikuti pesta demokrasi pemilihan Kepala daerah (Pilkada). Pilkada Kabupaten Pelalawan tahun 2015 itu Bang Kri Head to Head melawan incumbent (petahana) HM Harris berpasangan dengan Zardewan.

Hasil perolehan suara Bang Kri Pilkada itu sangat luar biasa. Dari 12 kecamatan di Kabupaten Pelalawan perolehan suara Bang Kri selalu beriringinan dengan suara rivalnya kecuali di Kecamatan Langgam.

Di Kecamatan Pangkalan Kerinci sebagai ibu kota kabupaten Pelalawan pasangan Zukri-Abdul Anas pada pilkada 2015 lebih unggul dibandingkan rivalnya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara pada pilkada kabupaten Pelalawan tahun 2015 untuk pasangan Harris – Zardewan (Nomor Urut 1) adalah 68.618 suara. Sedangkan jumlah total suara untuk pasangan Zukri – Abdul Anas (Nomor Urut 2) adalah 67.080 suara.

Kini Bang Kri, kembali diminta masyarakat Kabupaten Pelalawan untuk maju sebagi Bupati. Pada Pilkada serentak yang akan digelar bukan Desember 2020 nanti.

Mental dan keberanian Bang Kri, saat ini kembali diuji. Belum genap setahun menjabat anggota DPRD Riau periode 2019-2024 bahkan. Dia juga akan melepaskan jabatannya sebagai wakil Ketua DPRD Riau demi membangun kampung halamannya Kabupaten Pelalawan.

Bang Kri, berkiprah hampir 15 tahun di dunia politik sebagai anggota DPRD di kabupaten Pelalawan dan Provinsi Riau. Dia sangat mengetahui permasalahan – permasalahan yang terjadi ditingkat bawah atau pedesaan.

Sebab selama menjadi wakil rakyat dia selalu turun ke desa-desa. Dan melihat masih banyak pembangunan – pembangunan infrastruktur jalan yang belum tersentuh pemerintah termasuk kesejahteraan masyarakat juga masih banyak yang belum terperhatikan.

Pengalaman menjadi wakil rakyat inilah yang membuat Bang Kri memahami apa yang harus dilakukannya untuk memajukan Pelalawan.

“Saya ingin menjadi Pemimpin. Membangun negeri, saya sedih melihat kondisi masyarakat. Masih ada kampung yang tinggal, ada program kerakyatan tak jalan, rumah layak huni tak tepat sasaran, insfrastruktur dasar tak jalan, perkebunan
pertanian perikanan terputus, dan jalan tanah. Saya terpanggil dan ingin
mengabdi ke masyarakat, “kata Bang Kri.

Dikatakan Bang Kri DPRD itu lembaga legislator, mengawasi dan mengontrol. Kalau eksekutif langsung, saya ingin mengabdikan diri saya membangun negeri melalui jalur eksekutif. Hal ini juga tidak terlepas dari permintaan masyarakat.

Kali Ini akan mencoba pertarungan lagi di Pilkada Pelalawan bulan Desember nanti tahun 2020. Pilkada serentak tahun 2020 ini dia akan berpasangan dengan Nasaruddin, SH,. MH anak muda yang masih berusia 42. Usia produktif untuk membangun daerahnya.

Nasaruddin sangat dikenal masyarakat kabupaten Pelalawan. Dua 10 tahun menjadi anggota DPRD Kabupaten Pelalawan dan pada periode 2014-2019 dia memangku Jabatan sebagai ketua DPRD Pelalawan.

Tentunya banyak sekali perda yang pro rakyat diterbitkannya selama menjadi ketua DPRD.

Nasaruddin merupakan kader Partai Golkar yang saat ini menjabat Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPD I Golkar Riau. Kini pencalonannya sebagai Wakil Bupati berpasangan bersama Zukri didukung partai PDI Perjuangan, PPP dan PKB.

Reporter: Tarmizi.


Comment