Kejari Kampar Terima Pelimpahan Perkara Pencurian dan Penadah Dari Kejati Riau

oleh -
Foto: Jaksa Fungsional Kejari Kampar, Haris Jasmana menerima Tersangka Narkoba dan Barang Bukti dari Kejati Riau.

Kampar, Berseripos.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar kembali menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dari Polda Riau melalui Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dengan perkara Pencurian dan penadah, Senin (12/10/2020).

Penyerahan tersangka dan barang bukti langsung didampingi oleh Jaksa Dari Kejati Riau serta tim dari Polda Riau.


Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Suhendri melalui Jaksa Fungsional Haris Jasmana saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah menerima berkas perkara pencurian dan penadah barang curian dengan dua orang sebagai terdakwa. Dua orang pria tersebut ditangkap diwilayah Kabupaten Kampar.

“Iya baru tadi kita menerima pelimpahan perkara pencurian dan penadah dari Polda Riau ke Kejaksaan Tinggi Riau yang serahkan ke Kejaksaan Negeri Kampar. Kedua pria itu perkaranya berbeda, satu pencurian dan satunya lagi berperan sebagai penadah barang curian,” ujarnya pada berseripos.com, Senin (12/10/2020).

Ia mengungkapkan bahwa awalnya pihak Kepolisian berhasil menangkap seorang pria berinial MM yang diduga sebagai pelaku pencurian satu Unit sepeda motor dengan merek Beat warna hitam tahun 2018. Pelaku melakukan tindakan kejahatan di salah satu warnet yang berada di jalan Kubang Jaya, gang Suka Makmur Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang, Kampar.

“Jadi setelah melakukan pencurian, Pelaku menjual ke penadah dengan harga Rp. 1.800.000. Penadah itu berinisial MR. Ia ditangkap oleh pihak Kepolisian berdasarkan pengembangan dari di pelaku pencurian, Dan terhadap motor yang dijual oleh pelaku pencurian berhasil didapatkan oleh pihak polda riau dan dijadikan sebagai barang bukti,” bebernya.

Haris mengakui bahwa dirinya sudah menelaah berkas perkara yang sudah diterima oleh penyidik dari Polda Riau, oleh karena itu pihaknya sudah menentukan pasal apa yang akan diterapkan kepada kedua terdakwa tersebut.

“Masing-masing dakwaannya berbeda. Untuk perkara pencurian kita kenakan pasal 362, sedangkan untuk penadah kita kenakan pasal 480 dengan ancaman 4 tahun,” pungkasnya.** (Yudha)


Comment