Relawan Pantau Kawal Putusan KPU Terkait Pelanggaran Administrasi Paslon 03 Pilkada Pelalawan

oleh -

Berseripos.com, Pelalawan – Menuju akhir masa kampanye Pilkada Serentak 2020, KPU Pelalawan telah memutuskan sanksi administrasi kepada salah satu Paslon di Pelalawan, Kamis (12/11/20).

Sanksi tersebut di berikan kepada pasangan calon Bupati – Wakil Bupati nomor urut 03 atas nama Husni Tamrin dan Tengku Edi sabli, adapun sanksi tersebut di berikan atas dasar dugaan temuan Alat Peraga Kampanye (APK) berupa panci oleh paslon tersebut yang di bagikan kepada masyarakat.


Dalam surat peringatan nya, KPU Pelalawan menjelaskan bahwa telah melalukan pencermatan, menggali, dan mencari keterangan dari berbagai pihak serta malakukan konsultasi ke PKU provinsi atas dugaan administrasi atas temuan register bawaslu dengan nomor 006/TM/PB/KAP/04.08/XI/2020 yang dilakukan oleh nomor 3.

Maka KPU kabupaten Pelalawan dalam lampiran model PAPTL : nomor : 1/PK .01/1405/KPU:KAP/XI 2020 memberilan Sanksi sebagai berikut :
1. Peringatan tertulis terhadap pasangan calon nomor urut 3 dan tim kampanye.
2. Memerintah kan penarikan bahan kampanye yg telah di berikan.
3. Menyerahkan bukti penarikan bahan kampanye kepada KPU kabupaten Pelalawan paling lambat tanggal 18 November 2020 pukul 16:00 Wib.

Berdasarkan keputusan tersebut Relawan Pantau menyampaikan siap dan akan mengawal hingga proses pelaksanaan Hukuman administrasi yang berupa penarikan kembali panci yang sudah di sebarkan di kabupaten Pelalawan.

Ketua Relawan Pantau M. Firdaus yang ditemui media menyampaikan bahwa mereka akan semaksimal mungkin ikut serta mengawasi proses penarikan APK tersebut.

“Kita akan kawal putusan ini, termasuk juga kinerja KPU dan Bawaslu, jangan sampai putusan ini hanya menjadi putusan yang seremonial saja,” sebut M. Firdaus.

“Seperti di ketahui APK berupa panci tersebut telah dibagikan salah satu Paslon, jumlah panci yang sudah beredar diduga diperkirakan berjumlah puluhan ribu. dan KPU dalam putusannya memberi waktu sampai tanggal 18 November agar APK tersebut ditarik kembali dan diserahkan ke KPU Pelalawan. Kita akan kawal ini secermat mungkin,” tegasnya.

Ditempat terpisah Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Pelalawan Dorry Armadi menyampaikan “Kami akan kawal setiap putusan dari KPU agar demokrasi di Pelalawan benar-benar berjalan dengan baik, kita sudah bentuk satgas khusus untuk mengawal setiap putusan,” tutup dorry armadi.

Reporter: Tarmizi


Comment