Dugaan Pemalsuan Dokumen Lelang di ULP Pokja Meranti Resmi Dilaporkan Ke Kejati Riau

oleh -

Meranti, Berseripos.com – Tiga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kepulauan Meranti yakni, Tim Pencari Fakta dan Keadilan, Projamin, Ikatan Pecinta Kedaulatan Rakyat resmi melaporkan PT Kalber Reksa Abadi ke Kejaksaa Tinggi (Kejati) Riau atas dugaan melakukan tindak pidana Korupsi.

Tiga aktifis ini yang langsung membawa laporan tersebut ke Kajati Riau, yang terima diruangan Palayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) oleh staf atas nama Yola HB pada hari ini Selasa 17 Nopember 2020 sekira pukul 10.00 Wib.


Laporan yang tersusun sebanyak 24 halaman tersebut diserahkan langsung oleh M.Rafi sebagai ketua salah satu LSM yang juga merupakan pimpinan umum/redaksi di media bidiktipikor.com.

LSM menduga pihak PT Kalber Reksa Abadi telah melakukan tindak pidana korupsi pasca keluarnya pemenang tender proyek pekerjaan pembangunan Puskesmas Teluk Belitung Kecamatan Merbau.

“PT Kalber Reksa Abadi ini diduga memanipulasi dokumen untuk dapat memenangkan tender pekerjaan pembangunan Pukesmas tersebut,” kata ketua LSM Tim Pencari Fakta dan Kadilan M.Rafi yang didampingi oleh Sanusi dan Ramli Ishak.

Kepada berseripos.com ia mengatakan alasan melaporkan adanya dugaan manipulasi dokumen lelang di ULP Pokja pada pekerjaan Pukesmas Teluk Belitung yang di menangkan oleh PT Kalber Reksa Abadi tersebut karena pihaknya sudah menelusuri dan meminta keterangan dari berbagai narasumber yang layak di percayakan dan sudah pernah mendatangi ke pihak Pokja maupun Dinas terkait,” cetus M.Rafi.

Menurutnya, dugaan adanya pungli atau perbuatan melawan hukum di ULP di Meranti melalui proses tender proyek pekerjaan pembangunan Pukesman Teluk Belitung yang di menangkan oleh PT Kalber Reksa Abadi senilai Rp 6.969.535.481,90. yang bersumber dari APBD Kab.Kep. Meranti (DAK) TA 2020.

Selanjutnya di jelaskan M.Rafi selain adanya dugaan dokumen bodong, pihaknya juga menduga bahwa proyek pekerjaan Pukesmas tersebut di jual beli ke rekanan yang lain,” bebernya, Selasa (17/11/2020)

M.Rafi juga mengatakan bahwa laporan yang ia layangkan ke Kejati merupakan peran serta masyarakat yang menunjukan rasa kepeduliannya terhadap Meranti sebagai putra daerah Serta membantu upaya pencegahan dan pemberantas tindak pidana korupsi (Tipikor) agar pihak yang berkuasa tidak seenaknya mengguna dan menyelewengkan uang masyarakat di Kabupaten yang termuda di Riau ini.

“Kami sebagai pelapor sangat berharap dan yakin serta percaya kepada pihak Kejaksaan Tinggi Riau mampu mengusut sampai tuntas adanya dugaan perbuatan melawan hukum yang di lakukan oleh sekelompok pihak yang berwenang dan terkesan tidak bertanggung jawab,” pungkas M.Rafi dengan tegas.

Reporter: Salman


Comment