Perampokan Sadis di Kampar Riau, Jaksa Ancam Hukuman Mati

oleh -
Para Tersangka Pencurian disertai Dengan Kekerasan diserakan ke Kejaksaan Negeri Kampar. (Dokumentasi Berseripos.com)

Berseripos.com, Kampar – Perkara pencurian disertai dengan kekerasan yang terjadi di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar nampaknya sudah memasuki babak baru, pasalnya pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar telah menerima berkas Perkara dengan 4 orang sebagai tersangka, diantara 4 orang tersebut 1 diantaranya sebagai penadah, Selasa (1/12/2020) kemarin.

Ke empat tersangka dan barang bukti diserahkan langsung oleh tim dari Polda Riau serta didampingi oleh Jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Suhendri melalui Kasi Pidum, Sabar Gunawan membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah menerima berkas perkara pencurian disertai dengan kekerasan beserta empat orang sebagai terdakwa. Empat orang pria tersebut melakukan tindak pidana di wilayah Kabupaten Kampar dan ditangkap oleh pihak Polda Riau.

“Iya baru tadi kita menerima pelimpahan perkara pencurian dengan kekerasan dari Polda Riau ke Kejaksaan Tinggi Riau yang serahkan ke Kejaksaan Negeri Kampar. Sejumlah barang bukti juga turut diserahkan,” kata Sabar saat dikonfirmasi, Berseripos.com di ruangan kerjanya. Selasa (1/12/2020).

Kasi Pidum Kejari Kampar, Sabar Gunawan.

Ia mengungkapkan ke tiga tersangka yang ditangkap oleh pihak Kepolisian merupakan pelaku perampok yang beraksi di wilayah Tambang. Mereka melakukan perampokan terhadap seorang sales barang harian, Sedangkan 1 lagi diduga sebagai penadah. Perampokan ini dilakukan cukup sadis, karena korban ditembak pelaku dengan senjata api, namun tembakan itu mengenai bagian pipi korban.

“Korban kena tembak di bagian pipi, namun korban dapat selamat. Korban juga sempat diikat dalam kondisi luka parah, lalu mobil yang dikendarai oleh korban diambil dan dibakar untuk menghilangkan barang bukti, sedangkan uang yang berada dalam mobil dibawa kabur oleh pelaku sebanyak 122 jt,” beber Sabar.

Sabar mengakui bahwa dirinya sudah menelaah berkas perkara yang sudah diterima oleh penyidik dari Polda Riau, oleh karena itu pihaknya sudah menentukan pasal apa yang akan diterapkan kepada ke empat terdakwa tersebut.

“Ke tiga terdakwa kita akan jerat dengan pasal 365 ayat 4 dengan ancaman pidana mati atau paling lama seumur hidup, sedangkan 1 orang kita terapkan pasal yang berbeda, yakni pasal 480,” sebut Sabar.

Untuk diketahui, Dalam perkara pencurian disertai dengan kekerasan teradap seorang sales barang harian di Kampar, pihak Polda Riau berhasil menangkap 4 dari 6 orang yang diduga sebagai pelaku. 1 di antaranya sebagai penadah, Hingga saat ini pihak Kepolisian masih terus memburu 2 orang masih berstatus DPO alias buron.

“Jadi total ada 6 orang. 1 sebagai penadah. Hingga kini 2 orang lagi masih dalam pengembangan pihak Kepolisian, ke dua DPO tersebut ada sebagai otak pelaku,” pungkas Sabar.** (Yudha).

Comment