Kejaksaan Terima Berkas Perkara Aksi Premanisme Oknum Ormas di Kampar Riau

oleh -

Berseripos.com, Kampar – Nampaknya perkara  Aksi premanisme dengan melakukan penutupan paksa terhadap Pabrik UMK Tirta Mulia Decoco di Desa Karya Indah oleh oknum massa organisasi masyarakat (ormas) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Cabang Tapung masuk ke babak baru, pasalnya pihak Kejaksaan Negeri Kampar sudah menerima berkas perkara siang tadi dari Polres Kampar. Senin (7/12/2020).

Penyerahan barang bukti dengan dua orang tersangka langsung diserahkan oleh Tim Satreskrim Polres Kampar.

Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Suhendri melalui Jaksa Fungsional, Dedy Iwan Budiono membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan dalam perkara yang limpahakan melibatkan dua orang sebagai tersangka. Dua orang tersebut tergabung dalam organisasi IPK cabang Tapung.

“Berkas perkara sudah kita terima dan ada dua orang yang sudah ditetapkan sebagai terdakwa. Kedua terdakwa berinsal AS dan DDS, mereka diduga telah melakukan tindak pidana pemaksaan,” ujar Dedy saat dikonfirmasi Berseripos.com di ruangan Kerjanya, Senin 7 Desember 2020.

Ia mengungkapkan peristiwa tindak pidana itu terjadi pada hari Kamis tanggal 24 September 2020 sekitar jam 11 di Pabrik Tirta Sejati, dimana kedua tersangka yang tergabung dalam salahsatu ormas melakukan tindak pidana penutupan paksa terhadap Pabrik Tirta Sejati.

“Mereka diduga melakukan tindak pidana pada September lalu,” ulas Dedy.

Menurut Dedy, dari berkas perkara yang sudah ia terima, pihaknya akan menjerat dengan pasal 335 ayat 1 ke-1 Jo pasal 55 ke-1 KUHP dengan ancaman maksimal 1 tahun.

“Kita jarat dengan pasal itu. Untuk sementara waktu ini setelah Tahap II kita akan titipkan dulu ke Polres Kampar dan selanjutnya kita akan pindahkan lagi ke Lapas Bangkinang untuk segera kita limahpakan ke persidangan agar perkara ini mendapat kepastian hukum,” pungkas Dedy.** (Yudha)

Comment