Jelang Akhir 2020, Sejumlah Pejabat Kampar Diperiksa Kejaksaan Terkait Penyertaan Modal

oleh -
Foto: Kedatangan Kepala Bappeda, Azwan dan Kepala BPKAD Kampar, Edwar ke Kejaksaan Negeri Kampar

Berseripos.com, Kampar – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar masih terus melakukan penelusuran terhadap sejumlah pejabat di Kampar terkait penyertaan modal ke salah satu BUMD.

Pihaknya juga terus melakukan pemeriksaan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar untuk dimintai keterangan.

Dari informasi yang dihimpun berseripos, sejumlah pejabat yang telah diperiksa oleh pihak Kejaksaan yakni Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kampar Aktif, Azwan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Kabupaten Kampar, Edwar, dan Kepala Satpol PP Kampar, Nurbit.

Pemanggilan Edwar dan Nurbit juga selaras dengan pengembangan sebelumnya setelah Pemeriksaan Kepala Bappeda Kampar, Azwan.

“Iya dia diperiksa berkaitan dengan perkara yang sama dengan pejabat yang sebelumnya dipanggil, mereka hanya dimintai keterangan,” kata kasi Intel Kejari Kampar, Silfanus Rotua Simanullang, beberapa hari yang lalu.

Sebelumnya, saat ditanyai awak media, Kepala Bapeda Kampar, Azwan mengaku kehadirannya ke Kantor Kejari Kampar dalam rangka memberi keterangan terkait kasus yang tengah diperiksa Kejari Kampar.

Yang bersangkutan diperiksa dalam kapasitasnya saat menjabat sebagai Asisten II Setdakab Kampar.

“Ia tadi saya ditanyai sejumlah pertanyaan terkait dengan penyertaan modal kesejumlah perusahaan,” ungkapnya.

Azwan menuturkan hal biasa dipanggil untuk dimintai keterangan.

Berbeda dengan keterang Edwar, Ia menampik bahwa dirinya diperiksa oleh pihak Kejaksaan Negeri Kampar, Ia berdalih bahwa kedatangannya hanya melakukan MOU terkait dengan persoalan aset.

Menurutnya, MOU yang dulu akan ditindak lanjuti oleh pihak BPKAD Kampar.

“Jadi dulukan ada MOU aset, jadi itu kami tindaklanjuti dulu,” sebut Edwar.

Pantauan Berseripos, pemeriksaan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Edwar dilakukan di ruangan Kasi Datun Kejaksaan Negeri Kampar pada Selasa (15/12/2020) beberapa hari yang lalu. Ia keluar dari ruangan sekitar pukul 13.30 Siang untuk istirahat.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kampar, Nurbit saat dikonfirmasi mengaku bahwa dirinya sudah diperiksa oleh pihak Kejaksaan Negeri Kampar. Pemeriksaan dilakukan berkaitan dengan jabatannya yang dulu sebagai Asisten II.

“Oh itu, sudah beberapa mingggu yang lalu, waktu menjabat sebagai Asisten II,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsaAp, Rabu 23 Desember 2020.

Disinggung dengan pemeriksaan penyertaan modal, Nurbit berujar bahwa dirinya hanya diperiksa secara umum saja terkait jabatannya selaku Asisten II.

“Tugas sebagai Asisten II secara umum,” ulasnya dengan singkat.

Diketahui, pihak Kejaksaan Negeri Kampar masih terus melakukan pemeriksaan terkait dengan penyertaan modal BUMD Kabupaten Kampar.

Dikutip dari tribunpekanbaru.com, pekan lalu sejumlah pejabat telah dipanggil untuk dimintai keterangan terkait penyertaan modal Kabupaten Kampar ke Bank Riau Kepri pada kisaran waktu tahun 2017.

Pemerintah Kabupaten Kampar melakukan penyertaan modal dari sebagian dividen yang diterima dari perusahaaan pada saat itu.

Dari informasi yang diterima berseripos, selain nama – nama yang dituliskan, sejumlah pejabat di lingkungan pemkab Kampar juga turut diperiksa. Dan Hingga berita diterbitkan, redaksi masih terus berupaya untuk menelusuri perkembangan pemeriksaan terkait dengan penyertaan modal BUMD Kabupaten Kampar hingga adanya penetapan tersangka oleh pihak Kejaksaan.** (Yudha)

Comment