Polemik Wisma Dyna Wisata, Kasatpol PP: Izin Wisma Tidak Ada di Meranti, yang Ada Hotel

oleh -

Berseripos.com, Selatpanjang – Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Meranti meninjau langsung tempat penginapan Wisma Dyna Wisata di Jalan Kesehatan, Selatpanjang Kota, Jumat (1/1/2020).

Hal itu dilakukan guna memastikan informasi yang beredar di Kalangan masyarakat terkait dengan dugaan penyalahgunaan tempat dilakukan pihak pengelola.

Dari pantauan berseripos di lokasi, pihak Satpol PP Meranti berhasil menemukan 3 orang gadis yang menginap dalam satu kamar. Dimana kamar tersebut tertera atas nama seorang pria yang sudah lebih dulu keluar saat petugas datang pada pukul 10:00 WIB.

Diketahui 3 gadis remaja tersebut berasal dari Desa Penyagun Kecamatan Rangsang.

Menindaklanjuti hal itu, Pihak Satpol PP Meranti memberikan teguran keras kepada receptionist agar tidak lagi mengulangi menerima tamu anak anak sekolah yang berpasang pasangan menginap diwisma tersebut.

Petugas SatpolPP Meranti Meninjau salahsatu Kamar di Wisma Dyna Wisata.

Saat pewarta mengkonfirmasi pemilik Wisma, Kocuan, dirinya membantah bahwa Wisma tersebut memperbolehkan pasangan yang bukan suami istri untuk menginap, apalagi anak sekolah. Ia berdalih bahwa semua itu tidak benar.

“Wisma ini tidak pernah menerima tamu anak sekolah yang berpasangan menginap, itu tidak benar,” kata Kocuan.

Ketika Pewarta menunjukkan data dari hasil investigasi, dirinya tak bisa mengelak. Ia meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya.

Terpisah, KasatpolPP Meranti, Helfandi, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya akan mendaklanjuti terkait persoalan yang terjadi di Wisma tersebut termasuk mengecek izin Wisma. Menurutnya Izin Wisma tidaklah ada di Meranti.

“Senin saya cek smua perizinan mereka bersama pihak terkait termasuk Dinas Penanaman Modal dan Dinas Pariwisata. Di Meranti ini izin wisma tidak ada, yang ada izin hotel,” ujar Helfandi melalui pesan WhatsaAp pribadinya.

Sementara itu, Salahsatu tokoh Agama, sekaligus warga sekitar, Pindo, juga turut berkomentar. Ia mengatakan bahwa dirinya sudah beberapa mendatangi Wisma tersebut untuk melihat langsung kondisi di lokasi. Terakhir kalinya ia datang pada Kamis kemarin setelah mendapat informasi dari berita di media.

“Saya sangat perihatin dengan generasi kita saat ini, yang gampang untuk mendapat akses untuk berbuat mesum, karna lemahnya pengawasan dari dinas terkait. Saya takut psikologis anak anak kami terpengaruh nantinya,” keluh Pindo.**

Reporter: Salman

Comment