Misteri Tenggelamnya Kapal Banawa Mulai Terkuak, Kabid dan Kadis Pariwisata Akan Diperiksa

oleh -
Foto: Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Bery Juana Putra SIK. (Internet)

BERSERIPOS.COM, KAMPAR – Pihak Kepolisian Resor (Polres) Kampar melalui Satuan Reskrim masih terus berupaya menyelidiki terkait insiden tenggelamnya Kapal KM Banawa Nusantara 58 yang terjadi di Danau PLTA Koto Panjang beberapa hari yang lalu Sabtu, 19 Desember 2020.

Sebelumnya pihaknya melakukan pemeriksaan secara maraton terhadap 5 orang saksi terkait peristiwa yang menyebabkan salahseorang anggota Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Riau meninggal dunia.

Diketahui, saat kapal tenggelam korban sempat terjebak dilambung kapal sehingga tak dapat menyelamatkan diri. Alhasil korban dievakuasi dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Terkait pengembangan pemeriksaan itu, Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Bery Juana Putra SIK saat dikonfirmasi menuturkan bahwa pihak masih berupaya melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dalam insiden tersebut. Sejauh ini masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi termasuk dari Dinas Pariwisata.

“Kemarin kita sudah lakukan pemeriksaan-pemeriksaan orang dari Dinas Pariwisata,” ujarnya saat di konfirmasi Berseripos.com, Jumat 8 Januari 2021.

Ia mengatakan pemeriksaan dilakukan secara bergiliran. Semua pihak yang terkait akan dijadwalkan untuk dimintai keterangan.

“Nakodanya udah diperiksa, ia PHL di Dinas Pariwisata, senin depan kita jadwalkan untuk pemeriksaan Kabid dan Kadis Pariwisata,” kata bery.

Disinggung mengenai akan ada tersangka, bery berujar bahwa pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak terkait. Dia masih belum bisa membeberkan secara rinci sampai sejauh mana pemeriksaan tersebut, sebab hingga saat ini belum semua pihak yang diperiksa terkait tenggelamnya kapal Hibah dari Kementrian Perhubungan itu.

“Biar dilakukan pemeriksaan semua dulu ya, nanti hasil gelar yang menentukan,” tukasnya.

Sebelumnya, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Riau bersama keluarga korban Peristiwa Kapal Banawa Nusantara 58 dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar melakukan konfrensi pers terkait peristiwa tenggelamnya Kapal Banawa Nusantara di Danau PLTA Koto Panjang.

Konferensi Pers digelar di Hotel Pangeran, Selasa, 22 Desember 2020 lalu.

Dalam konfrensi pers tersebut pihak keluarga korban menyerahkan agar persoalan tersebut diserahkan dengan bagaimana aturan yang berlaku.

“Kelanjutan permasalahan ini kita serahkan sesuai dengan bagaimana aturan berlaku,” ungkap paman korban, Syafi’i.** (Yudha)

Comment