Penyelundupan Narkoba di Lapas Cianjur Berhasil Digagalkan, Dikemas Dalam Susu Kotak

oleh -
Kapolres Cianjur AKBP Mokhamad Rifai didampingi Kasatres Narkoba AKP Ali Jupri saat menjelaskan modus jaringan narkoba di CIanjur yang menggunakan susu cair karton untuk menyelundupkan narkoba ke dalam lingkungan lapas. Tiga orang narapidana diamankan berikut barang bukti sabu dan tembakau sintetis.(KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN)

BERSERIPOS.COM, Cianjur – Satuan Reserse Narkoba Polres Cianjur berhasil menggagalkan upaya penyelundupan paket narkoba ke lingkungan Lapas Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B.

Upaya penggagalan juga dilakukan atas kerjasama dengan pihak Lapas Kelas IIB.

Paket narkoba jenis sabu dan tembakau sintetis itu ditemukan di depan halaman lapas yang disembunyikan di dalam kemasan susu cair.

Kapolres Cianjur AKBP Mokhamad Rifai mengatakan, tiga orang narapidana kasus narkoba diamankan terkait kasus ini, yakni DS, FO dan WH.

“Kita amankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 72,69 gram dan tembakau sintetis seberat 75,5 gram,” kata Rifai di Mapolres Cianjur, Senin kemarin (25/1/2021).

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi petugas Lapas yang menemukan adanya paket atau kiriman makanan untuk warga binaan.

“Oleh petugas lapas kemudian diamankan untuk diperiksa. Di dalamnya ada susu kotak dan saat diperiksa lebih lanjut ternyata di dalam susu kemasan itu ada narkobanya,” ujar dia.

Selanjutnya, temuan tersebut dilaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti.

“Dari hasil penyelidikan dan pengembangan mengarah kepada tiga orang warga binaan,” ucap Rifai.

Ketiga narapidana itu diamankan ke Mapolres untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Hasilnya mereka mengakui bahwa barang bukti yang ditemukan di depan Lapas itu adalah milik mereka untuk dimasukkan ke dalam Lapas,” kata Rifai.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Narkoba AKP Ali Jupri menjelaskan, untuk mengelabui petugas, narkoba itu dimasukkan ke dalam susu kotak yang masih tersegel.

“Di bagian bawah kartonnya dibuka, kemudian paketan narkoba yang sudah dibungkus plastik dan karet itu dimasukkan, bercampur bersama susu cair,” kata Jupri.

Sekilas, kondisi kemasan susu cair tersebut tampak tidak mencurigakan. Terlebih lagi kondisinya yang masih tersegel dan bagian bawahnya juga cukup rapi.

“Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan petugas yang curiga dan ternyata benar,” ucap Jupri.

Para pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun hingga maksimal seumur hidup.**

Sumber: Kompas.com











Comment