Pesan Dari Kejaksaan Dihari Ulang Tahun Kabupaten Kampar

oleh -
Foto: Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Suhendri foto Bersama Usai Sidang Paripurna.

BERSERIPOS.COM, Kampar – Kabupaten Kampar, Provinsi Riau saat ini genap berusia 71 tahun. Berbagai ucapan doa mengalir dari semua pihak untuk mendoakan agar Kampar jauh lebih baik.

Tak ketinggalan dari institusi penegak hukum. Kejaksaan Negeri Kampar juga turut memberikan ucapan selamat.

“Di Hari Ulang Tahun (HUT) ini, kami seganap keluarga besar Kejaksaan Negeri Kampar mengucapkan selamat hari jadi yang ke 71, semoga momentum ini dapat dijadikan sebagai langkah untuk mengintrospeksi dan melakukan muhasabah,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Suhendri, dalam keterangan tertulis yang diterima berseripos.com, Sabtu 6 Februari 2021.

Menurut Suhendri, sejauh ini ia tak memungkiri bahwa Kabupaten Kampar masih banyak kekurangan dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan masyarakat. Namun di momentum ini ia berharap upaya-upaya itu semua dapat maksimal dilaksanakan dengan saling bahu membahu antara pemerintah daerah dan forkopimda.

“Tidak dipungkiri masih banyak kekurangan dalam upaya mewujudkan kesejahteraan dan keadilan masyarakat, maka hari ini dan esok kita harus terus berupaya untuk terus menerus memperbaiki. Diharapkan semua pihak baik itu Pemerintah daerah dan forkopimda termasuk aparatnya bisa berbuat lebih banyak lagi, demi kemajuan dan citra daerah sesuai tupoksi masing-masing,” jelasnya.

Suhendri juga berpesan, dimasa pandemi ini semua pihak diharapkan untuk saling membantu untuk membangun negeri serambi mekahnya di Provinsi Riau ini, dengan bekerjasama hal yang berat innsyaallah bisa dilewati.

“Kita jangan diam, semua unsur harus terus berinovasi dalam berkarya,” sebut Kajari.

Ia juga mengingatkan kepada semua pihak baik itu pemerintah, forkopimda, agar dapat mencontohkan bagaimana sikap dalam menaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

“Kita harus memberikan contoh kepada masyarakat bagaimana cara menaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, seperti menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan,” jelasnya.

Sementara itu, disisi lain, Pria yang pernah menjabat Puspenkum di Kejaksaan Agung RI juga menyinggung terkait maraknya kasus narkotika di Kabupaten Kampar saat ini. Menurutnya saat ini penyalahgunaan Narkoba di Kampar yang cukup tinggi. Ini juga menjadi catatan penting bagi Kampar, sebab berkaitan dengan genersi bangsa.

Hingga kini, peranan penegakan hukum yang represif atau pemidanaan masih terus dilakukan, namun demikian hal itu tidak lah cukup  mengurangi jumlah penyalahgunaan.

Untuk itu dirinya berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat bekerjasama khususnya di lingkungan aparatur sipil negara.

Upaya – upaya terpadu dan komprehensif dari seluruh elemen sangat dibutuhkan.

Bila perlu, kata Dia, bentuk regulasi dalam pemberantasannya hingga ke lingkungan pemerintahan Desa baik itu melalui sosialisasi maupun tindakan bersama yang saling bersinergi antara penegak hukum, pemerintah daerah hingga desa, tokoh agama, pemuka daerah serta ninik mamak.

“Ini sangat penting bagi generasi bangsa. Lembaga yang konsern dalam pencegahan narkotika, serta masyarakat untuk menjaga daerahnya juga sangat diperlukan. Hal itu sangat berguna untuk meminimalisir peredaran narkotika khususnya di Kabupaten Kampar,” pungkasnya.** (Yudha)











Comment