Program Kemandirian Lapas Bangkinang Sukses, PNBP Meningkat Capai 54 juta Pertahun

oleh -
Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Bangkinang, Sutarno.

BERSERIPOS.COM, Kampar – Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Bangkinang melaksanakan program Kemandirian terhadap seluruh warga binaan. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan keahlian terhadap warga binaan itu sendiri.

“Kita ada program Kemandirian yang kita berikan kepada narapidana. Hal itu bertujuan agar warga binaan dapat meningkatkan kompetensi dan dapat di implementasikan di masyarakat luas ketika mereka sudah keluar nanti,” ujar Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang Sutarno saat diwawancara diruangan kerjanya, Sabtu 6 Februari 2021.

Ada beberapa program yang diberikan kepada warga binaan di Lapas Bangkinang. Program tersebut meliputi pelatihan-pelatihan budidaya ternak ayam potong, budidaya perikanan, pertanian, kerajinan tangan, pengelasan, serta yang terkenalnya lagi pembuatan bakery.

Program Kemandirian yang dilakukan oleh pihak Lapas Bangkinang juga dirasakan oleh narapidana.

Dengan adanya program tersebut kesan kehidupan di dalam tahanan yang buruk dimata publik tak terlihat lagi.

“Warga binaan kita latih untuk meningkatkan pengembangan keahilian di Lapas Bangkinang.
Program tersebut sengaja dirancang agar dapat membina warga binaan untuk tidak kembali membuat tindakan kriminal ketika sudah bebas ataupun masih didalam,” kata Sutarno.

Disisi lain, pemanfaatan program Kemandirian juga berpengaruh pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Dari hasil pemanfaayan program tersebut, pihak lapas berhasil menyetor ke kas Negara sebesar 54 juta selama I Tahun.

Pencapian itu tentunya salahsatu bentuk keseriusan pihak Lapas Bangkinang dalam melakukan pembinaan terhadap warga binaan.

“Dari hasil karya program Kemandirian yang kita bentuk selama 1 tahun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terus meningkat, sehingga kita dari pihak Lapas dapat menyetor ke Kas negara sebesar 54 juta,” bebernya.

Ia menjelaskan dari sisi positif program kemandirian yang telah lama dilakukan itu, semua warga binaan bisa menikmati hasil yang telah dilakukan selama berbudidaya.

“Jadi hasilnya selama ini sudah dirasakan oleh seluruh warga binaan, semua hasil budidaya ikan maupun ayam sudah dikirimkan ke dalam Lapas Bangkinang untuk dikosumsi oleh mereka,” bebernya.

Sutarno juga mengatakan, dengan adanya program Kemandirian tersebut dirinya berharap seluruh napidana yang diberikan skil agar potensi tersebut lebih berdayaguna dan bisa termanfaatkan ketika bebas nanti.

“Semoga dengan apa yang kita lakukan dapat bermanfaat bagi warga binaan ketika mereka habis masa pidananya dan mampu bersaing di tengah-tengah masyarakat serta dapat berdampak positif di lingkungan sekitar,” pungkasnya** (Yudha)

Comment