Tekad Raih WBK, Lapas Bangkinang Gelar Deklarasi Janji Kinerja

oleh -

BERSERIPOS.COM, Kampar – Dalam upaya Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang menggelar Deklarasi Janji Kinerja, di halaman Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang, Kamis (11/2/2021).

Sebelum acara digelar, para tamu undangan yang hadir diperiksa satu persatu secara bergantian untuk dilakukan pengecekan suhu dan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Turut hadir, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kadivpas Kanwil Kemenkumham) Riau, Maulidi Hilal, Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Suhendri yang diwakili oleh Kasi Intel, Silfanus Rotua Simanullang, Kepala BNK Kampar, Bupati Kampar yang diwakili Oleh Staf Ahli, Nurhasani, Kapolres Kampar yang mewakili, Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang yang mewakili.

Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang, Sutarno mengatakan bahwa Untuk meraih WBK bukan hanya menjadi tugas pimpinan atau pejabat struktural saja tetapi seluruh petugas Lapas Bangkinang harus memiliki komitmen, kesungguhan, tekad dan semangat bersama untuk berubah menjadi semakin baik.

“Bersama-sama tingkatkan kinerja, jaga integritas dan “keluar dari zona nyaman” untuk mewujudkan apa yang telah diamanatkan kepada Satuan Kerja Pemasyarakatan agar memperoleh predikat WBK/WBBM,” kata Kalapas usai menggelar acara, Kamis 11 Februari 2021.

Selain hal itu, jelas Sutarno, ada hal yang lebih penting dalam menjaga marwah Lembaga Permayarakatan, khususnya di Lapas Kelas IIA Bangkinang. Yakni pelayanan.

“Saya himbau agar setiap jajaranya dapat selalu meningkatkan pelayanan dan menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja Lapas Bangkinang,” harapnya.

Sutarno menjelaskan, untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan kinerja, juga sangat diperlukan adanya perubahan yang lebih baik dalam melayani masyarakat, baik masyarakat yang ada di dalam (WBP) maupun masyarakat eksternal.

“Berikan pelayanan terbaik, tanpa membeda-bedakan/diskriminasi no pungli, no kulusi, no kurupsi,” tegasnya.

Dalam meningkatkan pelayanan, Sutarno juga menyarankan agar setiap jajarannya selalu mengutamakan sikap yang ramah, senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. Hal itu dilakukan agar masyarakat yakin bahwa Lapas Bangkinang selalu mengutamakan pelayanan.

“Budaya ramah kita utamakan, ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan kita ditengah masyarakat,” tukasnya.

“Monitor Kersiapan Blok Pengendali Narkoba”

Usai menggelar kegiataan Deklarasi Janji Kineja Pencanangan Pembangunan Zona Intergritas menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan wilayah biokrasi Bersih dan melayani (WBBM) Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Bangkinang Tahun 2021.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kadivpas Kanwil Kemenkumham) Riau, Maulidi Hilal menyempatkan langsung meninjau blok pengendali narkoba yang berada di Lapas Kelas IIA Bangkinang.

Dalam kunjungan itu, Maulidi Hilal didampingi oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang, Sutarno beserta jajarannya melihat langsung persiapan Kamar Pengendali Narkoba yang berada diantara blok narapidana di Lapas.

Dari pantauan pewarta, Hilal yang didampingi oleh jajarannya masuk dan melihat semua sisi secara detail bentuk ruangan serta memonitor kapasitas kamar yang diperuntukan oleh narapidana yang terindikasi narkotika.

“Ini kita lakukan dalam upaya pencegahan. sebab sering kita sebut-sebut pengendalian narkoba ada dalam Lapas dan rutan, oleh karena itu intruksi dari Kementrian Hukum dan HAM untuk melakukan langkah-langkah pencegahan yakni mempersiapkan blok pengendali narkoba, termasuk di Lapas Kelas IIA Bangkinang,” ujarnya pada berseripos.com, Kamis 11 Februari 2021.

Menurut hematnya, blok pengendalian narkoba sengaja dibentuk bertujan memonitor langsung aktivitas narapidana yang terindikasi narkotika saat berada di Kamar yang telah di siapkan oleh pihak Lapas dan memberikan hukuman disiplin bagi wargabinaan, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat dicegah.

“Saat ini blok pengendalian narkoba ada sudah ada di Lapas dewasa Pekanbaru. Untuk narapidana yang masih terindikasi melakukan pengendalian narkoba sudah dipindahkan kesana, dan untuk targetnya kita pindahkan ke Lapas Bangkinang ini,” kata Hilal.

Dia juga mengakui bahwa kesiapan pihak Lapas Kelas IIA Bangkinang dalam membuat blok pengendalian narkoba sudah cukup bagus, pasalnya dari hasil monitor yang ia lakukan tampak kapasitas kamar sudah cukup memadai.

Hilal mengatakan dalam penyempurnaan sarana blok pengendalian juga harus cukup dan memadai, sehingga wargabinaan yang ditempatkan di blok tersebut dapat terpantau oleh pihak Lapas.

“Tinggal sarananya kita sempurnakan lagi, semuanya sudah bagus,” katanya.

Menurut Hilal, para warga binaan yang akan ditempatkan diblok pengendalian narkoba sangat berbeda dengan kamar wargabinaan biasa, sebab untuk mensterilkan kamar juga diperlukan petugas yang sudah diasesmen terlebih dahulu.

“Nanti petugas yang diletakkan untuk menjaga kita asesmen dulu agar kamar ini benar-benar steril, dan tujuannya untuk memberikan treatment Offender center. Jadi tidak lari dari konsep Permasyarakatan,” bebernya.

Selain memberikan hukuman disiplin, kata Hilal, tujuan blok pengendalian juga mengutamakan pembinaan terhadap wargabinaan. Pembinaan pembinaan itu juga meliputi, kepribadian, pembinaan bela bangsa dan lain-lain.

“Kamar sudah disiapkan camera cctv, semua aktifitas wargabinaan petugas dapat monitor langsung. Kamar ini juga kita harapkan dapat berhenti di dalam Lapas, ini kominmen kita dalam pemerantasan narkoba,” pungkasnya.**(Yudha)











Comment