Selain di Pekanbaru, Aset Kampar Ada di Jakarta, Kejaksaan Berupaya Lakukan Pemulihan

oleh -
Foto: Kejaksaan Negeri Kampar mengikuti kegiatan Ekspose terkait Penulusuran dan Pemulihan Aset Pemerintah Kabupaten Kampar. Selasa (16/2/2021)

BERSERIPOS.COM, Kampar – Ditengah tekanan pandemi Covid 19 yang membuat keterbatasan dalam berkerja, ternyata tidak menyurutkan kinerja insan Adhyaksa dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara, salah satunya Kejaksaan Negeri Kampar.

Pasalnya, belum lama ini pihak Kejaksaan Negeri Kampar berasil melakukan pemulihan aset pemerintah Kabupaten Kampar.

Upaya – upaya terus dilakukan sebagai bentuk komitmen Kejaksaan untuk menyelamatkan aset milik negara.

Hingga kini upaya mendeteksi dan identifikasi terhadap semua aset yang dikuasai oleh pihak yang tidak berhak masih terus dilakukan.

“Sebagai bentuk tindak lanjut atas Surat Kuasa Khusus (SKK) dari Pemkab Kampar kepada Kejari Kampar selaku Jaksa Pengacara Negera (JPN) kita tadi mengikuti kegiatan Ekspose terkait Penulusuran dan Pemulihan Aset Pemerintah Kabupaten Kampar di Kantor BPKAD,” kata Kajari Kampar, Suhendri, SH. MH dalam keterangan tertulis yang diterima berseripos.com, Selasa 16 Februari 2021.

Dia tak menampik sejumlah aset milik pemerintah Kabupaten Kampar masih ada di luar daerah Kabupaten Kampar, untuk itu pihaknya akan berupaya melakukan langkah-langkah yang efektif untuk menyelamatkan aset milik negara itu agar jatuh ke tangan daerah.

Menurut Suhendri, dengan ditindak lanjuti surat kuasa khusus dari Pemkab Kampar, pihaknya akan lebih maksimal dalam melakukan pemulihan aset dengan menerapkan langkah-langkah yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Aset pemerintah Kabupaten Kampar ada yang berupa Tanah, Bangunan, Kendaraan. Diantara sejumlah aset itu ada yang di luar daerah, kita selaku Jaksa Pengacara Negara akan melakukan penulusuran dan pemulihan aset milik Pemkab Kampar itu,” ujarnya.

Bentuk dari komitmen itu, hingga kini pihaknya juga berhasil mengembalikan sejumlah kendaraan yang berstatus aset Pemkab Kampar. Pencapaian selama satu bulan itu salah satu keberhasilan Kejaksaan Negeri Kampar sebagai pengacara negara dalam upaya mengembalikan aset pemerintah Kabupaten Kampar.

“Dalam kurun waktu satu bulan ini kita sudah berhasil menulusuri dan mengembalikan Aset Pemkab Kampar, yakni kendaraan roda empat sebanyak 4 unit,” beber Suhendri.

Menyinggung soal aset tanah, Dirinya juga mengakui ada beberapa aset yang masih berada di luar daerah, untuk itu pihaknya bersama BPN Kampar meminta agar BPKAD Kampar untuk saling berkoordinasi dengan pemerintah setempat serta pihak terkait.

“Aset Kampar ada di Pekanbaru dan Jakarta. Terkait dengan hal itu kita minta pemerintah Kampar berkoordinasi dengan pemerintah setempat serta melibatkan kejaksaan Jakarta Pusat dengan BPN Jakarta Pusat dalam rangka untuk memulihkan aset negara. Itu harapan kita,” kata Suhendri.

Pria yang akrab di panggil Babe itu juga menawarakan apabila ada persoalan tanah yang belum terdaftar secara digital pihaknya bersedia untuk membantu.

“Kita siap untuk membantu untuk mendafarkan secara digital, agar resmi,” tuturnya.

Di Pekanbaru saja, kata Suhendri, ada sekitar 1000 M tanah yang mesti diselamatkan untuk menjadi legal, sebab ia menilai sangat disayangkan apabila aset itu tidak dikelola dengan baik.

“Ini berkaitan dengan pemasukan daerah, sayang kalau tidak dikelola, jangan sampai ada pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkanya,” tukasnya.** (Yudha)











Comment