Sejumlah Tersangka Diserahkan ke Jaksa, Kajari Kampar: Perkara Narkoba Masih Mendominasi

oleh -
Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Arif Budiman, SH.MH Usai Melaksanakan Kegiatan Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Lingkungan Kejaksaan Negeri Kampar. Selasa (23/3/2021).

BERSERIPOS.COM, Kampar – Sebanyak 9 Berkas perkara dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar. Kamis (25/3/2021). Sejumlah perkara itu masih didominasi oleh Perkara Nakotika.

Dari 9 berkas perkara yang dilimpahkan, turut di serahkan juga 11 tersangka bersamaan dengan pelimpahan sejumlah barang bukti kasus.

Sejumlah perkara itu berasal dari Polres Kampar dan dari Polsek-Polsek yang ada di wilayah Kabupaten Kampar.

Kajari Kampar, Arif Budiman, melalui Kasi Pidum, Sabar Gunawan membenarkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah berkas perkara itu dari pihak Polres Kampar dan jajarannya. Dari berkas perkara itu masih tetap didominasi perkara Narkotika disusul dengan perkara pencurian dan perjudian.

“Ada 9 berkas perkara yang kami terima hari ini, kesembilan berkas perkara itu ada 4 perkara narkoba, dan perjudian serta disusul perkara lain,” ujar Sabar saat dikonfirmasi berseripos.com, Kamis (25/3/2021).

Ia mengatakan dari ke 11 tersangka yang diserahkan hari tidak ada yang melibatkan anak yang beradapan dengan hukum.

“Dari 11 tersangka itu tidak ada anak dibawah umur yang berhadapan dengan hukum, namun dalam perkara sebelumnya ada juga,” ucap Sabar.

Saat ini, kata dia, ke 11 tersangka sudah titipkan ke rutan Polres Kampar sembari menungggu jadwal persidangan.

“Tersangka kita titipkan ke rutan Polres Kampar,” ulasnya kembali.

Ia juga membeberkan jumlah berkas perkara yang selama ini masuk ke Kejaksaan Negeri Kampar tergolong cukup banyak. Hal itu membuktikan bahwa tindakan-tindakan yang melawan hukum belum dapat diminimalisir.

Untuk itu dirinya juga meminta agar seluruh elemen dapat turut serta berpatisipasi dalam menangani tindakan kejahatan yang melawan hukum.

“Sosialisasi-sosialisasi juga perlu dilakukan, itu bertujuan untuk lebih meningkatkan kesadaran hukum kepada masyarakat terkait usaha preventif dalam mencegah kejahatan khususnya di wilayah Kabupaten Kampar,” pungkasnya.** (Yudha)





Comment