Tersangka Korupsi di Kampar Ditahan di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru

oleh -
Ilustrasi. (net)

BERSERIPOS.COM, Pekanbaru, Berkas pemeriksaan terhadap empat orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Jalan Kampung Pinang – Teluk Jering Kecamatan Tambang, Kampar pada Dinas PUPR Kampar Tahun Anggaran 2019 telah memasuki babak baru, pasalnya siang tadi pihak penyidik Kejati Rau sudah melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Kampar, Rabu (31/3/2021).

Hal itu juga dibenarkan Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, Arif Budiman melalui Kasi Intel, Silfanus Rotua Simanullang. Ia menuturkan bahwa pada siang tadi sudah menerima Tahap II perkara Tindak Pidana Korupsi pada Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Jalan Kampung Pinang – Teluk Jering Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar pada Dinas PUPR Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019.

“Iya tadi kita sudah melaksanakan kegiatan penyerahan berkas Tahap II (Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti) di Rutan Sialang Bungkuk. Berkas itu diterima oleh tim dari Seksi Tindak Pidana Khusus. Penyerahan digelar di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru,” Kasi Intel Kejari Kampar, Silfanus Rotua Simanullang, Rabu 31 Maret 2021.

Ia menerangkan dalam penyerahan berkas perkara itu, pihak Kejari Kampar juga menerima empat orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keempat tersangka itu diduga telah melakukan tindakan pidana korupsi.

“Ada empat orang yang sudah diserahkan, yakni IG selaku Pejabat Pembuat Komitmen, MI selaku Direktur Utama yang bertindak atas nama PT. BA – PT. SA (KSO), EY selaku Kepala Operasional Wilayah Kabupaten Kampar di PT. BA serta selaku _suvervisor engineer_ / Konsultan Pengawas pada CV. KK). Mereka saat ini ditahan di Rutan Sialang Bungkuk selama 20 hari sembari menunggu jadwal persidangan,” kata Silfanus dalam keterangan tertulis yang diterima Berseripos.com.

Berdasarkan berkas perķara yang diterima, kata Silfanus, Jaksa Peneliti berpendapat bahwa perbuatan para tersangka dinyatakan telah memenuhi syarat formill maupun materill disangkakan melakukan tindak pidana korupsi pada Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Jalan Kampung Pinang – Teluk Jering Kecamatan Tambang, Kampar pada Dinas PUPR Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019.

“Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Subsidair, Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana,” jelas Silfanus menerangkan.

Untuk diketahui, pada Tahun Anggaran 2019, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kampar telah melakukan perikatan kontrak tanggal 09 Mei 2019 dengan Tersangka inisial “MI” selaku Direktur Utama yang bertindak atas nama PT. BA – PT. SK (KSO), dengan nilai kontrak pekerjaan Rp 9.805.279.400,00 dengan beberapa item pekerjaan.

Dalam pelaksanaan itu, pihak Kejaksaan menemukan sejumlah kejanggalan dalam pengerjaan tersebut.

Jaksa menemukan pengerjaan yang terpasang tidak sesuai dengan spesifikasi serta volume sebagaimana yang ditetapkan dalam kontrak, sehingga merugikan keuangan Negara/Daerah berdasarkan Laporan Hasil Audit BPKP Provinsi Riau sebesar Rp 7.686.642.100,00. (Yudha)





Comment