Dirjen Imigrasi Ungkap Kronologi Kedatangan Ratusan WN India ke Indonesia

oleh -
Travellers walk to their flights at the Ronald Reagan Washington National Airport in Washington November 24, 2010. REUTERS/Jason Reed

BERSERIPOS.COM – Seratusan lebih warga negara India masuk ke Indonesia. Kedatangan mereka menjadi perhatian serius mengingat di India sedang terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Dirjen Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Jhoni Ginting, menjelaskan perihal kedatangan WN India tersebut. Menurutnya, mereka menumpang pesawat Air Asia QZ-988 dengan total penumpang 129 orang.

“Adapun uraian dari pada para penumpang tersebut bisa saya jelaskan sebagai berikut. Pemegang kunjungan WNA India ada 38 orang. Pemegang izin tinggal terbatas (Itas) India 46 orang, pemegang Itas AS 1 orang, pemegang Visa Tinggal Terbatas (Vitas) India 32 orang, WNI 12 orang, crew 11 orang WNI. Ini ada carter flight,” bebernya dalam konferensi pers, Jumat (23/4).

Pesawat mendarat pada Rabu (21/4) kemarin. Pesawat tersebut terbang dari Bandara Chennai menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Dia menjelaskan, WN India tersebut masuk ke Indonesia dengan membawa dokumen perjalanan berupa visa yang dikecualikan. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) No. 26/2020 tentang Visa dan Izin Tinggal Keimigrasian Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

“Memang mereka semua mendapatkan dokumen perjalanan berupa visa yang termasuk dikecualikan sesuai dengan Permenkumham no 26/2020,” bebernya.

Sebagai tindaklanjut, pihaknya sudah memerintahkan secara lisan untuk menghentikan pemberian visa untuk warga negera India yang akan masuk ke Indonesia. Hal tersebut berlaku sejak kemarin, Kamis (22/4) pukul 12.00 WIB.

“Saya sudah perintahkan secara lisan sesuai arahan Pak Menteri untuk visa dari permohonan India sejak kemarin jam 12 siang sudah kita setop untuk pemberiannya, untuk mengajukan sudah kita setop,” bebernya.

Diperkirakan Akan Kedatangan Selanjutnya

Sementara itu, Jhoni menjelaskan saat ini terdapat sejumlah WN India yang sedang dalam perjalanan ke Tanah Air. Menyikapi informasi itu, pemerintah akan mengatur kedatangan mereka dengan menjalankan protokol kesehatan termasuk pemeriksaan kesehatan serta karantina.

“Kalau masih ada nanti mereka mungkin kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan bagaimana mengantisipasinya melalui jalur penerbangannya,” ungkapnya.

“Ini ada dalam perjalanan on air, ini akan tetap kita antisipasi dan apabila memang masuk Indonesia ke bandara mengacu protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” tambahnya.**

 

Sumber: Merdeka.com





Comment