Dua Kali Mangkir, Polisi Jemput Paksa Ketua Koperasi di Kampar Riau

oleh -
Foto: Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Bery Juana Putra SIK. (Internet)

BERSERIPOS.COM, Kampar – Penyidik Polres Kampar melakukan menjemputan paksa terhadap Ketua Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES) Desa Senama Nenek, Muhammad Alwi Arifin alias Alwi.

Pejemputan itu dilakukan agar penyidik bisa memeriksa saksi baru dalam dugaan penggelapan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang terjadi di Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES) Desa Senama Nenek Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar, Riau.

“Sementara kita membawa Ketua Koperasi untuk dimintai keterangan. Penyidik sudah melakukan dua kali pemanggilan namun yang bersangkutan tidak koperatif, terpaka kami bawa,” ujar Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Bery Juana Putra saat di konfirmasi Berseripos.com, Kamis 29 April 2021.

Bery mengatakan yang bersangkutan dipanggil atas laporan dari anggota Koperasi Tanah Objek Agraria.

Ia mengatakan Muhammad Alwi Arifin alias Alwi masih berstatus saksi. Dia terpaksa dibawa lantaran tidak mengindahkan pemanggilan.

Alwi sudah dua kali mangkir tanpa ada alasan yang jelas ketika pihak penyidik melakukan pemanggilan terhadap laporan anggota koperasi.

Bery mengakui bahwa ada empat laporan yang melibatkan nama Alwi dalam kasus KNES. Keempat laporan itu 1 diantaranya berada di Polres Kampar dan 3 lainnya berada di Polda Riau.

“Semua ada 4 LP. Yang kita tangani laporan anggota koperasi terkait penggelapan SHU di Polres Kampar,” urainya.

Ia mengatakan saat ini yang bersangkutan masih diperiksa secara intensif. “Terkait pengembangannya kita tunggu saja, nanti kita gelar perkaranya,” tandasnya.**

(YD)





Comment