Naas, Lewati Sungai Untuk Hindari Pos Penyekatan, Pemudik Tenggelam

oleh -

BERSERIPOS.COM – Empat pemuda asal Sumatera Barat di kabarkan hanyut terbawa arus sungai pada Rabu (12/5/2021). Kabarnya, ke empat pemuda itu mencari jalan altenatif untuk menghindari Posko peniadaan mudik di jalan utama perbatasan Sumbar-Riau.

Dari lansir dari tribunpekanbaru.com, keempat korban hanyut di aliran sungai Batang Kapur, Taluak Subanio, Nagari Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota.

“Jadi, ada 4 orang ini berencana mau mudik dari Riau ke Sumbar,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Asnedi.

Asnedi mengatakan, aksi nekat yang dilakukan oleh 4 pemuda itu lantaran untuk menghindar dari pos penyekatan yang berada di perbatasan Sumbar-Riau. Mereka nekat memilih jalur yang exstrim dengan menggunakan jalur sungai.

“Jadi mereka melalui jalur sungai dari Riau yang nantinya akan keluar di Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota,” katanya.

Ia menyebutkan, korban melalui jalur sungai dengan menggunakan perahu.

Namun, di tengah sungai menuju Kapur IX, perahu yang korban naiki terbalik.

Sementara itu, Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Kampar, Adi Candra mengungkapkan bahwa perahu yang ditumpangi ke empat pemuda itu rencananya akan menuju Sumbar, Nagari Muaro Pati. Keberangkatan mereka melalui Desa Tanjung, Kampar.

Perahu tersebut mengangkut 4 orang penumpang beserta 2 pemiliknya.

Ditengah perjalanan, kata Candra, perahu tak terkendali karena arus yang sangat deras dan mengakibatkan perahu terbalik.

“Perahu itu mengangkut 4 beserta 2 orang pemilik perahu. Saat terbalik, 3 orang penumpang hanyut dan 1 orang dinyatakan selamat. Sementara dan 2 orang pemilik perahu juga selamat,” ujar Candra saat di konfirmasi berseripos.com, Rabu malam 12 Mei 2021.

Candra mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak BPBD Lima Puluh Kota untuk melakukan penyekatan di wilayah aliran Sungai Kampar, sedangkan untuk wilayah pencarian korban masih berada di Nagari Muaro Paiti Kec. Kapur IX.

“Kita masih briefing, belum operasi. Hingga kini Basarnas dan BPBD Lima Puluh Kota melakukan pencarian di lokasi korban tenggelam,” jelasnya.**

(YD)

Comment