Pemudik yang Tenggelam Ditemukan di Semak-Semak Tepian Sungai, Operasi Pencarian Dihentikan

oleh -
Tim Satgas Mengevakusi Korban Tenggelam.

BERSERIPOS.COM – Setelah berhasil menemukan dua korban yang tenggelam di aliran sungai, tim satgas gabungan kembali menemukan korban ke tiga di aliran sungai Antuan Muaro peti, Jumat (14/5/2021)

Korban diketahui bernama Novi Arisma (31). Dari identitas korban. Ia berasal Aur Kuning Payakumbuh, Sumatra barat.

Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Kampar, Adi Candra mengungkapkan bahwa pada pukul 11:00 jasad korban ditemukan oleh tim satgas gabungan. Korban ditemukan lebih kurang dari 2 KM dari lokasi awal tenggelamnya korban.

“Korban ketiga sudah ditemukan. Saat ini korban langsung dievakuasi di Puskesmas Muaro Peti wilayah Sumbar,” ujar Candra dalam keteranan tertulis yang diterima berseripos.com, Jumat 14 Mei 2021.

Ia mengatakan, dalam proses pencarian korban, tim satgas gabungan menyisiri aliran sungai di sepanjang lokasi kejadian. Tim satgas berhasil menemukan korban Novi Arisman di semak- semak pohon tepian sungai.

“Korban ketiga kita evakuasi dari lokasi sudah dalam keadaan meninggal dunia,” bebernya.

Sebelumnya, tim Satgas juga sudah berhasil menemukan dua jasad korban yang tenggelam di aliran sungai Batang Kapur, Taluak Subanio, Nagari Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota.

Tim Satgas Melakukan Pencarian Korban Tenggelam.

Korban pertama yang ditemukan ialah Rajis Dikomira (37). Ia berasal Asal Painan, Sumatra Barat.

Rajis Dikomira ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Ia temukan di dekat kantor Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu sekitar 8 KM dari titik lokasi kejadian sekitar pukul 07.42 WIB. Saat ini jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Begitu juga dengan korban Fadil Irsandi (20). Pria Asal Aur Kuning Payakumbuh itu ditemukan sudah dalam keadaan sudah meninggal dunia di sungai Desa Muara Takus Kec. XIII Koto Kampar.

Dengan sudah ditemukannya seluruh korban, Kata Candra, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi untuk melakukan penutupan operasi pencarian.

“Korban terakhir sudah ditemukan. Kita baru selesai brifing penutupan oprasi gabungan pencarian,” jelas Adi Candra.

Diketahui sebelumnya, Empat pemuda asal Sumatera Barat di kabarkan hanyut terbawa arus sungai pada Rabu (12/5/2021) yang lalu. Kabarnya, ke empat pemuda itu mencari jalan altenatif untuk menghindari Posko peniadaan mudik di jalan utama perbatasan Sumbar-Riau.

Keempat korban hanyut di aliran sungai Batang Kapur, Taluak Subanio, Nagari Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Asnedi membenarkan hal tersebut, ia mengatakan aksi nekat yang dilakukan oleh 4 pemuda itu lantaran untuk menghindar dari pos penyekatan yang berada di perbatasan Sumbar-Riau. Mereka nekat memilih jalur yang exstrim dengan menggunakan jalur sungai.

Namun, di tengah sungai menuju Kapur IX, perahu yang korban naiki terbalik.**

 

(YD)

Comment