Bahas Percepatan RKPD 2022 dan Perubahan RKPD 2021, Kepala Bappeda Minta Masing-masing Bidang Untuk Mencermati Kegiatan di OPD tahun 2021

oleh -

BERSERIPOS.COM, Kampar – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar menggelar rapat pembahasan percepatan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Kabupaten Kampar Tahun 2022 dan Perubahan RKPD Kabupaten Kampar Tahun 2021, Selasa (18/5).

Rapat yang digelar di ruang satu data itu langsung dipimpin oleh Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, M.Si, dan diikuti oleh Sekretaris Bappeda Kampar M. Fadli Mukhtar, S.Pi, M.Sc, seluruh Kabid, Kasubbid dan Kasubbag dilingkup Bappeda Kabupaten Kampar.

Selain itu, Rapat ini juga dihadiri oleh Kepala BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Kabupaten Kampar Edwar, SE dan Sekretaris Hermanto.

Rapat ini digelar untuk memastikan agar seluruh rangkaian penyusunan dokumen perencanaan RKPD Kabupaten Kampar Tahun 2022 dan Perubahan RKPD Kabupaten Tahun 2021 berjalan sesuai dengan jadwal dan tahapan yang telah disusun, sebagaimana yang diamanatkan oleh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Pada kesempatan itu masing-masing Kepala Bidang memberikan laporan terkait proses penyelesaian penyusunan RKPD Kabupaten Kampar Tahun 2022 dan Perubahan RKPD tahun 2021 serta langkah-langkah yang dilakukan untuk percepatan penyelesaian penyusunan RKPD tersebut.

Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, M.Si meminta kepada seluruh Bidang di Bappeda Kabupaten Kampar untuk berkoordinasi dengan OPD agar bisa dilakukan percepatan penyelesaian RKPD ini.

“Mari bersama-sama kita, agar penyelesaian RKPD ini sesuai dengan tahapan,” ujar Azwan dalam keterangan tertulis yang diterima berseripos.com.

Sementara itu Kepala BPKAD Kabupaten Edwar menyampaikan keharusan pemerintah daerah untuk melakukan refocussing anggaran tahun 2021, sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Dana Transfer dan Dana Desa.

Edwar mengatakan Anggaran APBD Kampar tahun 2021 yang harus di refocussing sebesar lebih kurang Rp. 26 Miliar, dimana Rp. 25 Miliar diantaranya Dana DAU dan Rp. 1 Miliar lagi dari penyesuaian dana DAK. Refocussing ini harus selesai hingga awal bulan Juni 2021.

“Kalau daerah tidak melakukan refocussing maka pemerintah pusat akan memberikan sangsi penangguhan pembayaran dana DAU. Untuk itu perlu keseriusan dan kerjasama OPD untuk melakukan refocussing ini,” tukasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bappeda Kampar Azwan, juga meminta kepada masing-masing Bidang untuk mencermati atau meneropong kegiatan-kegiatan di OPD tahun 2021, hal itu dilakukan untuk memastikan mana kegiatan yang bisa ditunda atau dibatalkan sehingga bisa di refocussing.

Azwan menambahkan, pada Perubahan APBD 2021 nanti adalah perubahan yang mengarah kepada pengurangan bukan penambahan anggaran sebagaimana tahun- tahun sebelumnya.

Untuk diketahui, pada rapat pembahasan percepatan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Kabupaten Kampar Tahun 2022 dan Perubahan RKPD Kabupaten Kampar Tahun 2021 yang digelar tdi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah juga membahas tentang kelanjutan pembangunan jembatan Tanjung Berulak.

Pembahasan secara teknis akan digelar Kamis mendatang dengan mengundang OPD terkait.**

Comment