Babak Baru, Dugaan Penggelapan SHU Koperasi di Kampar Masuk Penetapan Gelar Tersangka

oleh -
Foto: Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Bery Juana Putra SIK. (Internet)

BERSERIPOS.COM, Kampar – Nampaknya perkara dugaan penggelapan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang terjadi di Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES) Desa Senama Nenek Kecamatan Tapung Hulu, Kampar, memasuki babak baru, pasalnya pihak penyidik Polres Kampar akan segera melakukan penetapan gelar tersangka dalam waktu dekat.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan penetapan gelar tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Bery Juana Putra saat dikonfirmasi berseripos.com di ruangan kerjanya, Jumat 21 Mei 2021.

Dalam proses penyelidikan perkara dugaan penggelapan Sisa Hasil Usaha (SHU) ini pihaknya juga telah memeriksa sejumlah nama yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Pemeriksaan dilakukan secara maraton untuk mengumpulkan keterangan-keterangan yang berkaitan dengan dugaan penggelapan SHU di Koperasi Nenek Eno Senama Nenek.

Bery mengakui bahwa perkara yang ia tangani merupakan laporan dari salahsatu anggota KNES ke pihak Polres Kampar.

Sejauh ini pihaknya juga sudah memeriksa puluhan saksi untuk mengungkap fakta dibalik kasus yang menyeret nama Ketua Koperasi KNES, Muhammad Alwi Arifin alias Alwi.

Sejauh ini, kata Bery, proses penyelidikan sudah dilalui dengan standar operasional prosedur.

Tahap demi tahap juga sudah dilalui, dari penyelidikan hingga masuk ketahap penyidikan.

“Sudah banyak kita periksa dalam hal ini. Sudah 20 orang lebih, bahkan, hasil auditnya juga sudah kita terima,” urainya.

Ia mengatakan sejauh ini pihaknya sudah memeriksa korban, saksi dan lainnya.

Korban yang telah diperiksa juga mewakili seluruh anggota KNES.

Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Bery Juana Putra SIK. (Internet)

Disinggung terkait siapa saja yang akan dijadikan tersangka, Bery tak bisa menyebutkan secara rinci. Ia baru akan menjelaskan apabila penetapan gelar tersangka sudah rampung.

“Itu nanti putusan gelar yang akan menentukan, sebab perkara ini sudah naik sidik,” jelasnya.

Pernah Mangkir Dua Kali Pemanggilan.

Perlu diketahui, pihak Penyidik Polres Kampar sebelumya telah melakukan penjemputan paksa terhadap Ketua Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES) Desa Senama Nenek, Muhammad Alwi Arifin alias Alwi.

Penjemputan itu dilakukan agar penyidik bisa memeriksa saksi baru dalam dugaan penggelapan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang terjadi di Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES) Desa Senama Nenek Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar, Riau.

Sebelumnya Penyidik juga telah melakukan dua kali pemanggilan terhadap Ketua Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES) Desa Senama Nenek, Muhammad Alwi Arifin.

Kala itu, Muhammad Alwi Arifin masih berstatus saksi. Dia terpaksa dibawa lantaran tidak mengindahkan pemanggilan alias mangkir.

Setelah dijemput oleh pihak Kepolisian Muhammad Alwi Arifin diperiksa secara intensif di Polres Kampar.**

(YD)

Comment